• Pemkab Blitar Pecahkan Muri Makan Nasi Pecel

    0

         Blitar, jurnalsumatra.com – Pemerintah Kabupaten Blitar, Jawa Timur, berhasil memecahkan museum rekor Indonesia (MURI) makan nasi pecel yang diikuti sekitar 14 ribu warga lanjut usia (lansia).
    “Acara ini sebenarnya ingin mempromosikan kelebihan Blitar lewat pemecahan MURI makan nasi pecel,” kata Bupati Blitar Rijanto dalam acara di Kantor Pemkab Blitar, Sabtu.
    Ia mengatakan, nasi pecel khas Blitar berbeda dengan nasi pecel dari Madiun, dimana di Blitar bumbu diberi kencur sementara di Madiun tidak. Begitu juga dengan kerupuk, dimana di Madiun kerupuk puli, sementara di Blitar menggunakan rempeyek.
    Bupati pun mengatakan, pemerintah berupaya maksimal menyiapkan untuk keperluan makan nasi pecel bersama tersebut. Bahkan, panitia yang bergabung di dapur umum pun tidak tidur untuk menyiapkan menu makanan guna memecahkan MURI tersebut.

         Selain makan nasi pecel, peserta yang mayoritas lansia ini juga memecahkan rekor makan lempong belimbing, cokelat, serta telur rebus. Mereka makan bersama-sama dengan menggunakan bungkus daun pisang atau dipincuk.
    Sementara itu, Wakil Gubernur Jatim Saifullah Yusuf mengatakan pemerintah harus mengampanyekan untuk membeli produk Indonesia. Di Kabupaten Blitar, banyak menu makanan khas yang bisa dibeli dan berkualitas.
    “Perlu dikampanyekan terus untuk membeli produk Indonesia. Di sini, banyak produk yang bisa dibeli dan berkualitas, terlebih kulinernya,” katanya.
    Ia pun mengatakan saat ini angka harapan hidup bagi lansia juga semakin tinggi, sehingga jumlah lansia juga banyak. Ada sekitar 4 juta lansia yang berada di Jatim.
    Pemerintah, kata dia, juga akan terus berupaya untuk memberikan perhatian serius, terutama pada lansia agar mereka semakin diperhatikan.
    Dalam acara itu, diikuti sekitar 14 ribu peserta. Jumlah peserta itu berhasil memecahkan rekor dari sebelumnya di Madiun dengan peserta 9.217 orang. Jumlah peserta yang memecahkan rekor MURI itu juga melebihi target, dimana panitia sempat mengatakan jumlah peserta 11 ribu, dan ternyata hingga 14 ribu peserta.
    Sebelum memecahkan MURI dengan makan nasi pecel, para lansia melakukan senam bersama. Mereka juga mengenakan seragam kaos merah.(anjas)

  • iklan 3

  • Facebook JurnalSumatra





  • Comments are closed.

    Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com