• Pemindahan Tempat Pertandingan Bukan Hambatan PON

    0

    Bandung, jurnalsumatra.com – Pemindahan tempat pertandingan beberapa cabang olahraga PON XIX/2016 tidak menjadi hambatan pelaksanaan perhelatan olahraga nasional itu karena lokasi baru sudah siap untuk dipergunakan, kata Ketua Umum PB PON XIX/Pekan Paralimpik Nasional (Peparnas) XV/ 2016 Jabar H Ahmad Heryawan di Bandung, Sabtu.
    “Pemindahan lokasi pertandingan beberapa cabang olahraga itu ke lokasi yang infrastrukturnya sudah siap, jadi tidak jadi hambatan. Layanan kontingen lainnya akan disesuaikan, dan itu sama sekali bukan kendala,” kata Ahmad Heryawan di sela-sela Hitung Mundur 111 Hari Menjelang PON XIX/2016 di Monumen Perjuangan Rakyat Jabar (Monju) Jalan Dipati Ukur Kota Bandung itu.
    Menurut dia, setelah ada kepastian pemindahan lokasi pertandingan akibat adanya pembangunan venue yang belum rampung, persiapanya bisa langsung dilakukan dan semuanya sudah bisa berjalan.
    Menurut Heryawan, prosedur dan administrasi penggunaan fasilitas alternatif itu telah rampung, termasuk pula SK Gubernur kepindahan venue pertandingan sudah tidak ada masalah lagi.
    Beberapa pemindahan lokasi pertandingan antara lain pada cabang bulu tangkis dari GOR Bandung ke GOR Bima Kota Cirebon, tarung derajat dari GOR Bandung ke GOR Pajajaran. Kemudian cabang balap motor dari Sirkuit Gery Mang Subang ke Sirkuit Bukit Peusar Kota Tasikmalaya.
    “Saya kira semuanya tinggal jalan, administrasi pemindahan itu tidak ada masalah. Persiapan terus dimaksimalkan, termasuk juga 16 Sub PB PON/Peparnas 2016 di daerah juga sudah mulai bergerak,” kata Heryawan.
    Sementara itu persiapan yang dilakukan oleh bagian-bagian di PB PON XIX/2016 juga terus meningkat. Rapat-rapat konsolidasi dan pembahasan program masing-masing hampir berlangsung setiap hari, dan sepekan sekali dilakukan rapat evaluasi secara keseluruhan.
    Salah satunya sosialisasi PON yang sudah menuntaskan hitung mundur 111 Hari Menjelang PON yang puncaknya akan digelar pada Minggu (29/5) besok.
    “Hitung Mundur 111 mungkin yang terakhir dari rangkaian counting down, nggak mungkin ada Hitung Mundur 000. Jadi sosialisi ke depan akan dilakukan sebulan sekali di setiap daerah, tak hanya di Jabar tapi juga di luar provinsi,” kata Heryawan.
    Ia mencontohkan, dalam waktu dekat ia diundang oleh Gubernur Bangka Belitung, dan rencananya ia akan menggelar sosialisasi PON XIX/2016 di provinsi itu.(anjas)

  • iklan 3

  • Facebook JurnalSumatra





  • Comments are closed.

    Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com