• Pelaku Pembunuhan Di Duri Diamuk Massa

    0

    Bengkalis, jurnalsumatra.com – Jajaran Kepolisian Resor Bengkalis, Provinsi Riau, menyatakan pelaku pembunuhan sadis di Desa Pamesi Duri Kecamatan Mandau tewas akibat amuk massa.
    “Pelaku pembunuhan dan penganiayaan yang mengakibatkan luka berat tersebut telah tewas karena terlebih dulu berhasil ditangkap oleh massa di Kelurahan Bukit Kayu Kapur, Kota Dumai,” kata Kapolsek Kecamatan Mandau, Kompol Taufik Hidayat, di Bengkalis, Selasa.
    Pelaku yang tewas diamuk massa bernama Herman Pasaribu (39), merupakan warga Dusun Muda Rt 03 Rw 04 Desa Pamesi Kecamatan Mandau Kabupaten Bengkalis. Pelaku ini sempat melarikan diri usai melakukan tindak penganiayaan yang mengakibatkan satu warga tewas dan satu lainnya dalam kondisi kritis.
    Ia mengatakan pada hari Senin (9/5) sekitar pukul 19.30 WIB, piket unit reskrim mendapat informasi perihal tertangkapnya pelaku tersebut.
    “Namun, sesampainya di tempat penangkapan, ternyata pelaku sudah dinaikkan oleh massa yang berjumlah ratusan ke atas mobil bak terbuka yang rencananya akan dibawa ke lokasi pembunuhan dan penganiayaan dengan tujuan untuk dibakar, dan saat itu kondisi pelaku sudah dalam keadaan tidak berdaya,” ujarnya.
    Ia mengatakan pada lokasi tersebut sudah ada Kapolsek Bukit Kapur, Dumai dan anggotanya untuk menenangkan warga namun massa terlalu banyak.
    Selanjutnya, katanya lagi, anggota Opsnal Polsek Mandau langsung berkoordinasi dengan kapolsek setempat agar pelaku diserahkan kepada anggota opsnal Polsek Mandau, untuk dibawa ke Duri.
    “Setelah itu, anggota opsnal membawa pelaku yang sudah dalam keadaan luka parah tersebut langsung ke RSUD Duri, dan sesampainya di RSUD Duri diterangkan oleh petugas medis bahwa pelaku telah meninggal dunia,” katanya.
    Dijelaskannya, untuk saat ini, pelaku yang telah tewas tersebut untuk sementara waktu dititip di RSUD Duri menunggu keluarganya.
    Berdasarkan informasi yang didapat, hingga saat ini, belum diketahui motif pelaku yang tega menghabiskan satu korban dan menyebabkan satunya lagi dalam keadaan kritis. Dua korban tersebut adalah Mawan boru Hutapea (50) yang merupakan ibu rumah tangga yang meninggal dunia dilokasi kejadian, dan Etta Mindo Sulastri (20) yang saat ini kritis.(anjas)

  • iklan 3

  • Facebook JurnalSumatra





  • Comments are closed.

    Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com