• Papua Barat Diminta Bentuk Sekolah Peternakan Rakyat

    0

    Sorong, jurnalsumatra.com – Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementerian Pertanian Republik Indonesia meminta kabupaten dan kota di Provinsi Papua Barat membentuk sekolah peternakan rakyat.
    Menurut Dirjen  Peternakan dan Kesehatan Hewan Muladno, di Sorong, Sabtu, sekolah peternakan rakyat yang dimaksud bukan sekolah resmi yang memerlukan bangunan, tetapi dosen yang ditugaskan ke lapangan ke tempat di mana peternak itu berada untuk memberikan berbagai ilmu tentang peternakan.
    Sekolah peternakan rakyat dibentuk bagi peternak yang memiliki 1.000 ekor sapi dan sulit untuk meningkatkan kualitas serta populasi sapi tersebut.
    Dia mengatakan anggaran sekolah peternakan rakyat yang dibentuk pemerintah daerah itu akan ditanggung oleh Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementerian Pertanian.
    Pemerintah daerah dapat melakukan kerjsa sama dengan perguruan tinggi setempat yang memiliki jurusan peternakan untuk membentuk sekolah peternakan rakyat.
    Setelah itu, kata dia, pemerintah daerah dapat mengusulkan anggaran ke Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementerian Pertanian.
    “Namun sebelum anggaran diberikan Kementerian akan mengirim tim untuk melakukan survei apakah pembentukan sekolah peternakan rakyat itu sesuai yang diinginkan,” ujar dia pula.
    Muladno menambahkan program ini sudah berjalan dan tahun ini pemerintah menyediakan anggaran senilai Rp800 juta untuk setiap sekolah peternakan rakyat yang dibentuk di seluruh Kabupaten/Kota di Indonesia.
    Ia berharap kabupaten dan kota yang ada di Provinsi Papua Barat memanfaatkan peluang ini untuk meningkatkan kesejahteraan peternak.(anjas)

  • iklan 3

  • Facebook JurnalSumatra





  • Comments are closed.

    Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com