• Pangdam: Keberhasilan Tugas TNI Dipengaruhi Kondisi Teritorial

    0

         Medan, jurnalsumatra.com – Untuk mendukung keberhasilan tugas pokok TNI pada Operasi Militer Perang mau pun Operasi Militer Selain Perang, salah satunya akan dipengaruhi oleh kondisi teritorial yang sangat dinamis.
    Hal tersebut dikatakan Kasdam I/BB Brigjen TNI Widagdo Hendro Sukoco ketika membacakan amanat Pangdam dalam pembukaan Penataran Kemampuan Teritorial Tersebar Kodam I/BB TA 2016 di Aula Ajendam Medan, Rabu.
    Kasdam mengatakan, tugas satuan Komando kewilayahan TNI tidak akan pernah terlepas dan selalu akan dipengaruhi oleh kondisi geografi, demografi, dan kondisi sosial yang harus tetap diperjuangkan.

         “Untuk dijadikan ruang alat dan kondisi juang yang tangguh didukung oleh seluruh kekuatan sosial sehingga terbentuk pola pertahanan negara yang defensif strategis,” ujarnya.
    Ia mengatakan, dalam rangka mempersiapkan kemampuan prajurit satuan komando kewilayahan TNI, maka tugas-tugas tersebut salah satunya dipersiapkan melalui fungsi teritorial TNI.
    Secara terus-menerus mengumpulkan, mengolah, dan menganalisa data teritorial TNI yang dilakukan dengan kegiatan pembinaan teritorial oleh TNI AD, pembinaan potensi maritim oleh TNI AL, dan pembinaan potensi dirgantara oleh TNI AU.
    Ia menyebutkan, penataran teritorial bertujuan untuk meningkatkan kemampuan teritorial bagi prajurit satuan komando kewilayahan TNI dalam rangka menyiapkan ruang, alat, dan kondisi juang yang tangguh.

         Selain itu, untuk mewujudkan prajurit Satkowil TNI yang menguasai lima kemampuan teritorial, sikap teritorial, serbuan teritorial, sejarah teritorial, dan metode Binter (Komsos, Bintahwil dan Bakti TNI).
    Kemudian diharapkan dapat meningkatkan keterampilan, etos kerja yang tinggi, kreativitas, inovasi dan “leadership” di lingkungannya, serta meningkatnya kemampuan daya tangkal terhadap setiap permasalahan yang dapat mengganggu stabilitas wilayah nasional.
    Peningkatan kemampuan merupakan faktor penting dalam menentukan keberhasilan setiap pelaksanaan tugas. Untuk itu, penataran sebagai langkah kesiapan menghadapi berbagai perkembangan situasi bangsa baik dalam situasi kondusif mau pun untuk menghadapi gejolak yang terjadi di wilayah.
    Itu sesuai dengan tema pelatihan yakni peningkatan pembinaan teritorial Satkowil TNI. “Tema tersebut mencerminkan tingginya komitmen dan rasa tanggung jawab komando untuk senantiasa berupaya menjadikan prajurit Satkowil TNI yang profesional selaku ujung tombak komando kewilayahan,” katanya.
    Kegiatan Penataran Kemampuan Teritorial Tersebar Kodam I/BB TA 2016 diikuti 82 orang peserta dari ketiga Matra TNI (AD, AL dan AU) yang dilaksanakan selama tiga hari.(anjas)

  • iklan 3

  • Facebook JurnalSumatra





  • Comments are closed.

    Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com