• NTB Relokasi 50 PKL Jelang MTQ Nasional

    0

    Mataram, jurnalsumatra.com – Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat akan merelokasi 50 pedagang kaki lima yang selama ini berjualan di sepanjang jalan dekat Kantor Imigrasi Mataram menjelang pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Nasional ke-26 pada 30 Juli-6 Agustus 2016.
    Kepala Biro Humas dan Protokol Setda NTB Yusron Hadi di Mataram, Senin, mengatakan rencana relokasi 50 PKL itu dilakukan agar lokasi di sekitar arena pelaksanaan MTQ Nasional yang dipusatkan di Masjid Islamic Center, Jalan Udayana Mataram,  tidak terlihat kumuh dan steril dari kemacetan kendaraan.
    “Para PKL di sekitar Kantor Imigrasi ini akan dipindah ke lokasi baru menyatu dengan arena pameran “food court” di lahan parkir Masjid Islamic Center. Sehingga, terpusat dan mudah terkontrol saat pelaksanaan MTQ Nasional,” katanya.
    Ia menjelaskan, rencana pemindahan PKL ini sudah dibahas dalam rapat koordinasi antara Pemerintah Provinsi NTB dan Pemerintah Kota Mataram bersama panitia penyelenggara MTQ Nasional. Diharapkan, dengan adanya pemindahan PKL tersebut, sejumlah areal yang berdekatan dengan lokasi utama MTQ Nasional telah steril dari aktivitas berjualan dan kemacetan lalu lintas.
    “Pemindahan yang didahului penertiban PKL ini bertujuan agar tidak mengganggu kafilah yang nantinya datang dari semua daerah di Indonesia. Sehingga, jalan-jalan di sepanjang areal Masjid Islamic Center steril dari kendaraan, kecuali hanya pengunjung dan para kafilah,” jelas Yusron.
    Ditanya rencana penertiban dan relokasi PKL itu, Yusron menyatakan disepakati diserahkan sepenuhnya kepada Pemerintah Kota Mataram. Namun, diupayakan sebulan sebelum pelaksanaan MTQ Nasional semua areal sudah bebas dari PKL.
    “Diupayakan itu, semuanya sudah ada di tempat yang baru sebulan sebelum pelaksanaan MTQ Nasional,” ucapnya.
    Menurut Yusron, pelaksanaan MTQ Nasional nantinya diharapkan menjadi magnet yang menarik kunjungan wisatawan muslim dari dalam negeri dan mancanegara untuk berkunjung ke NTB. Karena, setiap provinsi di seluruh Indonesia akan mengirim kafilahnya untuk mengikuti MTQ tersebut.
    Sebelumnya, Wakil Gubernur NTB H Muhammad Amin, berharap pelaksanaan MTQ Nasional yang dilangsungkan di daerah ini pada 30 Juli sampai 6 Agustus menjadi paling monumental setelah pada 1973 lalu Provinsi NTB menjadi tuan rumah.
    “Artinya, NTB telah menunggu selama 43 tahun untuk kembali ditunjuk menjadi penyelenggara MTQ Nasional. Karenanya, kita jadikan MTQ Nasional 2016 ini yang monumental,” kata Muhammad Amin.(anjas)

  • iklan 3

  • Facebook JurnalSumatra





  • Comments are closed.

    Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com