• Masyarakat Keluhkan Parkir RS Bintang Semarapura

    0

    Denpasar,jurnalsumatra.com – Masyarakat yang melintasi Jalan Gusti Ngurah Rai Kota Semarapura, Kabupaten Klungkung mengeluh, karena akibat parkir pengunjung Rumah Sakit Umum Bintang menggunakan badan jalan tersebut.
    “Pengunjung RS Bintang Semarapura terpaksa memarkir kendaraan di badan jalan sepanjang Jalan Ngurah Rai, baik roda dua dan empat, karena rumah sakit tersebut tidak menyediakan parkir yang memadai,” kata Wayan Sedana, seorang warga Klungkung, Jumat.
    Ia mengatakan semestinya RS Bintang harus menyediakan lahan parkir yang memadai, sehingga pengunjung yang membawa kendaraan tidak memarkir dipinggir jalan tersebut. Terlebih di depan rumah sakit itu adalah jalan provinsi yang menjadi akses ke objek wisata Besakih Kabupaten Karangasem dan Penelokan, Kintamani (Bangli).
    “Apalagi kondisi jalan itu menanjak, dengan adanya parkir para pengunjung rumah sakit tentu akan berbahaya bagi pengendara yang melewati jalan itu,” ujarnya.
    Sedana juga heran kepada pemerintah dan instansi terkait bisa meloloskan perizinan RS Bintang yang sebelumnya statusnya sebagai pelayanan kesehatan (klinik) itu, padahal dari kajian lalu lintas belum sepenuhnya memenuhi persyaratan, sebab lahan parkirnya saja tidak bisa menampung pengunjung.
    “Saya heran juga terhadap kajiannya, khususnya kajian lalu lintas. Bedirinya RS salah satu kajiannya juga menyangkut kajian lalu lintas, sebab lalu lalang kendaraan pasien dan pengunjung tentu akan menjadi prioritas ketika dalam kegawatdaruratan,” ucapnya.
    Oleh karena

    itu, kata dia, pihaknya berharap kepada Pemerintah Kabupaten Klungkung dan instasi terkait untuk melakukan penertiban mengenai perparkiran di Jalan Ngurah Rai.
    “Pemerintah harus mendesak RS Bintang untuk membangun parkir yang memadai bagi pengunjung rumah sakit itu. Jangan sampai membuat kemacetan di jalur lalu lintas tersebut,” katanya.
    Sementara, seorang petugas keamanan RS Bintang mengaku sudah berupaya menata parkir di lahan rumah sakit. Namun ketika pengunjung membeludak membesuk sanak keluarganya, terpaksa menggunakan badan jalan yang ada di depan rumah sakit bersangkutan.
    “Saya sudah berusaha melakukan penataan parkir, namun lahan yang tersedia tidak lagi bisa menampung pengunjung. Saya hanya bisa menata parkir kendaraan saja. Ketersediaan lahan parkir adalah wewenang pemilik rumah sakit,” katanya. (anjas)

  • iklan 3

  • Facebook JurnalSumatra





  • Comments are closed.

    Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com