• KOMNAS HAM Dirikan Posko Di Kepulauan Nias

    0

    Medan, jurnalsumatra.com – Pusat Kajian dan Perlindungan Anak dan Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) mendirikan posko di Kepulauan Nias untuk memudahkan masyarakat dalam menyampaikan pengaduan.
    Direktur Eksekutif Pusat Kajian dan Perlindungan Anak (PKPA) Mirsran Lubis yang dihubungi Antara di Medan, Sabtu, mengatakan, posko tersebut beroperasi di kantor PKPA di Jalan Makam Pahlawan, Kota Gunung Sitoli.
    Dengan adanya posko tersebut, diharapkan masyarakat Kepulauan Nias yang menjadi korban pelanggaran HAM, termasuk korban kekerasan mudah menyampaikan pengaduan.
    “Komnas HAM ingin mendapatkan pengaduan dari masyarakat karena kantornya jauh di Jakarta,” katanya.
    Menurut Misran, Komnas HAM dan PKPA telah mengetahui tentang banyaknya praktik pelanggaran HAM yang terjdai di Kepulauan Nias.
    Dari pendataan yang dilakukan, pelanggaran HAM di Kepulauan Nias tersebut justru paling banyak dilakukan oknum personel Polri.
    Ia mencontohkan kasus salang tangkap, prosedur penangkapan yang menggunakan cara kekerasan, penganiayaan dalam tahanan dan proses penyidikan, serta laporan yang tidak ditanggapi.
    Demikian juga anak-anak yang menjadi korban praktik kekerasan, baik secara pisik mau pun seksual.
    Dengan keberadaan posko tersebut, diharapkan Komnas HAM dan PKPA dapat segera mengetahui peristiwa yang terjadi agar bisa diberikan advokasi.
    Pihaknya mengimbau masyarakat di lima kabupaten/kota di Kepulauan Nias tersebut dapat memanfaatkan posko pengaduan itu.(anjas)

  • iklan 3

  • Facebook JurnalSumatra





  • Comments are closed.

    Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com