• Kasus DBD Di Ambon Capai 95 Penderita

    0

         Ambon, jurnalsumatra.com – Dinas Kesehatan (Dinkes) kota Ambon mendata kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) sampai Mei 2016 sebanyak 95 penderita dengan enam orang diantaranya meninggal dunia.
    “Jumlah tersebut mengalami peningkatan dibandingkan pada 2015 sebanyak 25 kasus, ” kata Wali Kota Ambon, Richard Louhenapessy saat rapat koordinasi dengan tokoh agama, Rabu.
    Ia mengatakan, penyebaran penyakit DBD di Ambon tersebar di lima kecamatan. Beberapa kawasan diantanya merupakan endemis DBD yakni Kayu Putih, Soya, Passo, Kbun Cengkeh dan Batu Merah.
    Enam warga yang meninggal akibat DBD tersebar di kawasan endemis DBD yakni Kayu Putih,  Soya, Tantui dan Kebun Cengkeh, kecamatan Sirimau, Passo dan Benteng Karang, kecamatan Baguala serta Wayame, kecamatan Teluk Ambon.

         Menurut Richard, mengantisipasi peningkatan kasus DBD pihaknya melakukan fogging dan pembagian abate di kawasan yang merupakan endemis DBD.
    “Fogging dilakukan secara terpadu, sebagai upaya mengantisipasi penyebaran DBD di Ambon. Fogging merupakan langkah terakhir pecegahan yang  terpenting adalah kesadaran masyarakat untuk membersihkan lingkungan,” ujarnya.
    Ia menjelaskan, pihaknya akan melakukan sosialisasi pencegahan dan penanggulangan DBD di 50 desa dan kelurahan di Ambon.
    “Dalam waktu dekat Dinas Kesehatan akan menyurati seluruh kepala desa, raja, lurah serta tokoh agama, untuk mensosialisasikan ke masyarakat,” kata Richard.

         Sosialisasi, lanjutnya, dijadwalkan dimulai pekan depan di seluruh desa dan kelurahan, difasilitasi oleh setiap SKPD di daerah binaan.
    “Jadi setiap SKPD bersama Dinkes bertanggung jawab melakukan sosialisasi, selain itu juga akan disampaikan tokoh agama di masjid, gereja dan tempat ibadah umat beragama lainnya,” ujar Richard.
    Ditambahkannya, penyebab kasus DBD tersebut karena kurangnya kesadaran masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan, terutama tidak menutup tempat penampungan air dan kurang efektifnya dalam melakukan pemberantasan sarang nyamuk.
    “Masyarakat harus bisa berperan aktif dalam pencegahan DBD di masing – masing daerahnyadengan menjaga kebersihan lingkungan agar terhindar dari penyakit,” kata Richard.(anjas)

  • iklan 3

  • Facebook JurnalSumatra





  • Comments are closed.

    Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com