• Kalau jadi presiden, Donald Trump ogah akrabi David Cameron

    0

    Jakarta, jurnalsumatra.com – Calon presiden dari Partai Republik Donald Trump mengatakan jika nanti menang pada Pemilu Presiden AS, maka dia kemungkinan tidak akan bersahabat dengan David Cameron karena perdana menteri Inggris ini pernah mengkritiknya.

    Tahun lalu, Cameron memang pernah berkata kepada parlemen Inggris bahwa Trump itu “pemecah belah, bodoh dan salah” setelah menyerukan pelarangan muslim masuk ke AS. Saat itu Cameron berkata bahwa jika Trump datang ke Inggris, maka dia hanya akan menyatukan rakyat Inggris untuk melawan dia.

    “Sepertinya kami tidak akan memiliki hubungan yang baik, siapa tahu, saya berharap ada hubungan baik dengan dia tetapi kedengarannya dia tidak ingin mengatasi masalah ini kok,” kata Trump dalam wawancara dengan televisi ITV seperti dikutip Reuters.

    Ketika ditanyai keanggotaan Inggris dalam Uni Eropa, Trump menjawab, “Saya pernah berurusan dengan Uni Eropa, memang amat sangat birokratis, amat sangat sulit. Dalam perkara Inggris saya akan bilang, ‘apa yang kalian butuhkan dari Uni Eropa’? Tapi kembali, biar rakyat yang memutuskan dengan pikirannya sendiri.(anjas)

  • iklan 3

  • Facebook JurnalSumatra





  • Comments are closed.

    Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com