• Harga Beras Di Pasar Oesao Tembus Rp12.000/Kg

    0

        Kupang, jurnalsumatra.com – Harga beras di Pasar Oesao, salah satu pasar tradisional di wilayah Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur saat ini sudah mencapai Rp12.000/kilogram dari sebelumnya hanya Rp10.000/kilogram.
    Lurah Oesao Julius Dilak ketika dikonfirmasi Antara di Oesao, sekitar 25 kilometer timur Kota Kupang, Senin, mengatakan kenaikan harga beras tersebut dipicu oleh kekeringan yang melanda areal persawahan di Oesao dan sekitarnya dalam musim tanam 2015/2016.
    Areal persawahan Oesao yang dikelola sekitar 4.000 petani di wilayah Kecamatan Kupang Timur itu, praktis mengalami gagal panen akibat kemarau panjang yang mengakibatkan sebagian besar tanaman mati dan merana.

        Ia mengatakan pemerintah kelurahan telah mendaftar 4.000 petani itu masuk dalam kelompok yang terancam bahaya kelaparan, karena ribuan hektare areal persawahan digarap mengalami kekeringan dan tidak bisa ditanami padi.
    “Kami sudah usulkan kepada Bupati Kupang melalui Dinas Sosial, sebagai kelompok petani yang terancam gagal panen sekaligus sebagai kelompak rawan pangan, karena padi sawah yang dimiliki para petani  mengalami gagal panen dan sebagiannya gagal tanam,” katanya.
    Sebagai dampak kekeringan akibat hujan yang tidak menentu belakangan ini telah berdampak gagal tanam disejumlah lokasi persawahan Oesao, yang merupakan kantong penghasil padi terbesar di Kabupaten Kupang.

        “Hal inilah yang memicu terjadinya kenaikan harga beras di pasaran lokal Oesao,” ujarnya.
    Ia menambahkan para petani yang mengalami gagal tanam dan terancam rawan pangan sangat membutuhkan bantuan bibit tanaman seperti padi dan jagung serta bibit sayur-sayuran.
    “Kami sudah menghimbau para petani agar menanam tanaman yang tidak banyak membutuhkan air seperti jagung dan sayur-sayuran, sehingga tidak terancam rawan pangan secara total, karena masih ada sumber pangan yang lain,” ujarnya.
    Dia mengakui, guna menekan harga beras di pasaran, sehingga Bulog Divre NTT telah diminta melakukan intervensi melakukan operasi pasar di Oesao agar harga beras di pasaran tidak terus meroket.(anjas)

  • iklan 3

  • Facebook JurnalSumatra





  • Comments are closed.

    Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com