• Forikan Bogor Intensifkan Kampanye Gemar Makan Ikan

    0

         Bogor, jurnalsumatra.com – Forum Gemar Makan Ikan (FORIKAN) Kota Bogor, Jawa Barat, mengintensifkan kampanye untuk mendorong masyarakat meningkatkan konsumsi ikan.
    “Kampanye harus lebih intensif, setiap stakeholder FORIKAN harus bergerak menyosialisasikan gemar makan ikan,” kata Ketua FORIKAN Kota Bogor Yane Ardian Bima Arya usai pengukuhan Pengurus FORIKAN di Balai Kota, Senin.
    Yane mengatakan, selama ini pemahaman masyarakat akan manfaat mengkonsumsi ikan hanya sebatas ikan baik untuk kesehatan, mengandung omega tiga yang dapat meningkatkan kecerdasan pada anak.
    “Kami akan kampanyekan kalau ikan juga dapat menambah kecantikan, untuk mendorong para ibu-ibu untuk gemar konsumsi ikan, karena ikan mengandung kolagen yang bagus bagi kulit,” katanya.
    Tidak hanya itu kaum ibu, lanjut Yani, sasaran kampanye juga untuk kaum pria atau bapak-bapak dengan sosialisasi yang sama bahwa konsumsi ikan baik untuk kesehatan.

        Menurut Yane, FORIKAN dibentuk berdasarkan Surat Keputusan Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor 29/2006 dengan tujuan mendorong peningkatan konsumsi ikan di masyarakat.
    “Kami memiliki persepsi yang sama dengan mengkonsumsi ikan sama dengan membangun negeri,” katanya.
    Kepala Dinas Pertanian Kota Bogor Azrin Syamsudin mengatakan, Pemerintah Kota Bogor mendorong untuk meningkatkan konsumsi ikan di masyarakat salah satunya dengan membentuk pengurus FORIKAN.
    Ia menyebutkan tingkat konsumsi ikan masyarakat Kota Bogor masih kurang dari kebutuhan ikan yang dianjurkan yakni 31 kg per kapita per tahun. Hal tersebut disebabkan oleh beberapa faktor diantaranya minat masyarakat.
    “Tingkat konsumsi ikan masyarakat saat ini 28 kg per kapita per tahun,” katanya.

        Ia mengatakan, pasokan ikan untuk Kota Bogor sangat mencukupi. Pasokan tersebut berasal dari wilayah Bogor sendiri melalui budidaya ikan air tawar dan dipasok dari daerah penyangga seperti Jakarta, dan Sukabumi.
    “Kalau untuk pasokan ikan kami cukup, tidak kekurangan selain dipenuhi dari dalam juga dari luar Bogor,” katanya.
    Menurutnya, rendahnya tingkat konsumsi ikan masyarakat karena kurangnya minat masyarakat dikarenakan berbagai alasan, seperti bau amis, banyak tulang ikan, dan belum mengetahui banyak manfaat kandungan ikan yang baik untuk kesehatan dan meningkatkan kecerdasan.
    “Masih kurangnya diversifikasi  ikan, makanan olahan ikan sehingga masyarakat tidak perlu khawatir lagi dengan amis dan tulang ikan,” katanya.
    Pengurus FORIKAN Kota Bogor dilantik  oleh Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto yang mengamanatkan agar forum tersebut dapat mewujudkan peningkatan konsumsi ikan menuju masyarakat sehat dan cerdas di Indonesia umumnya dan Kota Bogor khususnya.(anjas)

  • iklan 3

  • Facebook JurnalSumatra





  • Comments are closed.

    Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com