• FKPPI Sumbar Dukung Soeharto Jadi Pahlawan Nasional

    0

         Padang, jurnalsumatra.com – Forum Komunikasi Putra-Putri Purnawirawan TNI/POLRI Indonesia (FKPPI) Sumatera Barat mendukung  Presiden RI ke-2 Soeharto untuk menjadi pahlawan nasional karena dinilai telah berjasa besar pada masyarakat dan bangsa Indonesia.
    “Mantan Presiden Soeharto lah yang telah meletakkan pondasi pembangunan Indonesia sehingga bisa seperti yang kita rasakan saat ini. Atas jasa itu, layak beliau dijadikan pahlawan nasional,” kata Ketua FKPPI Sumbar Indra Syarief di Padang, Jumat.
    Menurutnya, selain pembangunan fisik, Soeharto juga berjasa dalam pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM).
    “Upaya peningkatan kualitas SDM itu terlihat dari keluarnya Instruksi Presiden Nomor 10 Tahun 1973 tentang Program Bantuan Pembangunan Gedung SD untuk memperluas kesempatan belajar, terutama di pedesaan dan bagi daerah perkotaan yang penduduknya berpenghasilan rendah,” ujarnya.

         Menurutnya hingga periode 1994 tercatat hampir 150.000 unit SD Inpres telah dibangun.
    Terkait pembangunan SDM itu, juga dilakukan program wajib belajar yang berefek positif bagi masyarakat.
    Tidak itu saja, ia menilai mantan Presiden Soeharto, juga berjasa dalam memperkuat sistem pertahanan negara ini serta stabilitas ekonomi.
    “Itu harusnya bisa menjadi tolok ukur Soeharto layak dijadikan pahlawan nasional,” katanya.
    Pemberian gelar pahlawan nasional kepada Presiden Soeharto menjadi polemik di tengah masyarakat. Sebagian mendukung dan sebagian menolak dengan berbagai alasan.
    Sesuai dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2009, gelar pahlawan merupakan keputusan presiden berdasarkan usulan yang diterima Dewan Gelar, Tanda Jasa, dan Tanda Kehormatan. Gelar iitu diberikan kepada warga negara yang berjuang melawan penjajah atau yang selama masa hidupnya memberikan prestasi dan karya luar biasa demi pembangunan dan kemajuan bangsa.
    Pemerintah sudah beberapa kali berencana memberi gelar pahlawan nasional kepada beberapa mantan presiden, termasuk Soeharto. Namun rencana tersebut belum terwujud karena masih ada polemik di masyarakat.(anjas)

  • iklan 3

  • Facebook JurnalSumatra





  • Comments are closed.

    Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com