• Enam Koperasi Di Padang Panjang Terancam Dibekukan

    0

    Padang Panjang, jurnalsumatra.com – Sebanyak enam unit koperasi di Kota Padang Panjang, Sumatera Barat terancam dibekukan kepengurusannya, karena dinilai tidak berjalan sebagaimana layaknya sebuah koperasi.
    “Enam koperasi itu tergolong tidak aktif, sejak beberapa tahun terakhir dan kami sudah mengusulkannya untuk dibekukan,” kata Kepala Bidang Koperasi Dinas Koperasi UMKM Perindustrian dan Perdagangan Padang Panjang, Indra Yadi di Padang Panjang, Jumat.
    Pembekuan enam koperasi yang tidak aktif itu juga karena tidak melakukan Rapat Anggota Tahunan (RAT) selama lima tahun terakhir.
    Ke enam koperasi yang akan dibekukan tersebut kata dia, yakni KPR Teratai, Kopas Buah Serambi, KSU Luhak nan Tuo, KSU Karmila, Kopma ASKI dan KSU Barokah.
    Dia mengatakan, pembubaran koperasi yang tidak aktif oleh Dinas Koperindag Padang Panjang tersebut, sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
    “Koperasi itu sudah tidak sehat lagi dengan indikator tidak melakukan RAT selama lima tahun berturut-turut dan pengurusnya pun tidak ada lagi, maka kami terlebih dahulu membekukannya sebelum di bubarkan.
    Meski terancam dibekukan, Diskoperindag tetap melakukan pembinaan kepada koperasi yang akan dibekukan itu. “Kalau bisa koperasi ini tetap aktif dan jangan sampai dibekukan atau dibubarkan,” katanya.
    Salah seorang anggota Koperasi Pegawai Negeri (KPN) Balai Kota Padang Panjang, Budi Zain setuju dengan pembekuan koperasi yang tidak sehat tersebut, karena tidak ada manfaatnya bagi anggota dan yang lainnya.
    “Kalau sudah dilakukan pembinaan, namun masih tergolong tidak sehat, sebaiknya dibekukan saja, sehingga anggotanya bisa mencari koperasi yang aktif dan masih sehat,” kata Budi.
    Koperasi di Padang Panjang saat ini berjumlah sekitar 73 unit, namun yang aktif hanya 54 unit dan selebihnya ada yang mati suri atau tidak aktif.(anjas)

  • iklan 3

  • Facebook JurnalSumatra





  • Comments are closed.

    Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com