• Dua Siswa Smk Kulon Progo Tidak Lulus

    0

          Kulon Progo, jurnalsumatra.com – Satu siswa Sekolah Menengah Kejuruan Negeri Samigaluh dan satu siswa Sekolah Menengah Kejuruan Muhammadiyah Temon di Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta, tidak lulus Ujian Nasional 2016.
    “Kami tidak dapat menyebutkan nama siswa yang tidak lulus Ujian Nasional (UN). Kami sudah meminta orang tuanya mendampingi anak yang tidak lulus,” kata Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kulon Progo Sumarsana di Kulon Progo, Sabtu.
    Meski ada dua siswa SMK yang tidak lulus, nilai rata-rata UN siswa SMK Kulon Progo menempati peringkat nomor dua di DIY, setelah Kota Yogyakarta. Peserta UN tingkat SMK sebanyak 3.599 siswa, ada dua siswa Kulon Progo masuk rangkiny 20 besar dari 25.317 siswa di DIY atas nama Nody Prasetyo rangking lima dengan nilai 373,4 dari SMK Negeri 1 Pengasih dan Mei Diana Suryaningsih dengan nilai 368,9 asal SMK Negeri 1 Pengasih.

         Empat SMK di Kulon Progo yang masuk 20 besar dari 216 SMK di DIY, yakni SMKN 1 Pengasih dengan nilai 305,51 dan menempati rangking 9, SMKN 1 Panjatan dengan nilai 293,99 rangking 12, SMKN 2 Pengasih dengan nilai 281,15 rangking 17 dan SMKN 1 Nanggulan dengan nilai 276,00 rangking 19.
    “Kami terus mendorong sekolah meningkatkan kualitas pendidikan, dan pendidikan moral kepada siswa,” katanya.
    Selanjutnya, SMA IPS nilai rata-rata UN Kulon Progo nomor empat se DIY. Dari perserta UN 843 siswa lulus 100 persen, dan ada tiga siswa Kulon Progo yang masuk rangking 20 besar dari 9.017 siswa DIY atas nama Dewi Qurrotul Ayun rangking 12 dengan nilai 512,0 dari SMA Muhammadiyah 1 Wates,  Dika Aulia Rahman rangking 15 dengan nilai 511,0 asal SMA Negeri 1 Wates dan Melinda Fitroyani dengan nilai 510,0 asal SMAN 1 Wates.

         “Untuk SMA IPS di Kulon Progo ada dua yang masuk 30 besar dari 197 SMA di DIY yakni SMAN 1 Wates  dengan nilai 450,15 rangking 9 dan SMAN 2 Wates dengan nilai 397,46 rangking 27,” kata dia.
    Kemudian, SMA IPA nilai rata-rata UN Kulon Progo nomor empat DIY. Dari peserta UN 834 lulus 100 persen. Untuk sekolah ada dua SMA di Kulon Progo yang masuk 30 besar dari 170 SMA di DIY yakni SMAN 1 Wates dengan nilai 404,90 rangking 13 dan SMAN 2 Wates dengan nilai 362,63 rangking 30.
    “Kami untuk SMA IPA dan IPS dapat mempertahankan peringkat. Ke depan, kami akan meningkatkan predikat kelulusan tingkat DIY,” katanya.(anjas)

  • iklan 3

  • Facebook JurnalSumatra





  • Comments are closed.

    Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com