• Dompet Dhuafa Buka Institut Kemandirian Di Depok

    0

    Depok, jurnalsumatra.com – Lembaga nirlaba, Dompet Dhuafa membuka Institut Kemandirian di Kota Depok, Jawa Barat untuk memberikan pelatihan dan keterampilan dan kewirausahaan kepada masyarakat tidak mampu.
    “Pendirian Institut Kemandirian di Depok ini untuk memperluas dan mendekatkan sasaran penerima manfaat terhadap akses tempat pelatihan,” kata Presiden Direktur Dompet Dhuafa Filantropi, Ahmad Juwaini di Depok, Sabtu.
    Institut Kemandirian Depok yang berlokasi di Jalan Nenas VI Depok Jaya ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas dan kuantitas SDM yang ada saat ini, sehingga mereka dapat hidup secara mandiri.
    “Kami ingin menjadi lembaga rujukan model program penanggulangan kemiskinan dan pengangguran di Indonesia dengan membentuk generasi mandiri dan berkarakter,” katanya.
    Sementara itu Ketua Dewan Pembina Dompet Dhuafa, Parni Hadi mengatakan Institut Kemandirian di Depok ini merupakan satelit yang kedua, setelah sebelumnya Dompet Dhuafa mendirikan Institut Kemandirian satelit juga di Karawang Jawa Barat yang bekerja sama dengan Baitul Maal Pupuk Kujang.
    “Pusat Institut Kemandirian yang berada di Karawaci sudah tidak mampu lagi menampung jumlah peserta yang berminat mengikuti pelatihan tersebut,” katanya.
    Mantan Pemimpun Umum LKBN Antara tersebut lebih lanjut mengatakan banyaknya minat masyarakat untuk mengikuti pelatihan maka pihaknya melakukan seleksi agar yang diterima memang betul-betul yang berminat.
    Sedangkan Direktur Institut Kemandirian Dompet Dhuafa Zainal Abidin mengatakan program pelatihan kewirausahaan dan keterampilan Institut Kemandirian Dompet Dhuafa merupakan bukti pendayagunaan zakat.
    Ia mengatakan pengangguran dan kemiskinan merupakan dua masalah bangsa yang tak kunjung usai. Berbagai program terus digulirkan tetapi belum juga cukup.
    Untuk itu kata dia perlu program dengan efektivitas tinggi untuk mengatasi dua masalah tersebut. “Dompet Dhuafa mencoba membuat role model solusinya dengan mendirikan Institut Kemandirian pada 23 Mei 2005,” katanya.
    Institut Kemandirian sejak berdiri pada 2005 hingga saat ini telah berhasil meluluskan 5.605 orang. Mereka saat ini tersebar diberbagai bidang pekerjaan.
    Berbagai pelatihan yang digelar di Institut Kemandirian diantaranya Kewirausahaan, Teknisi Handphone, Teknisi sepeda motor, mengemudi, salon muslimah, fashion dan design (menjahit), IT komputer.
    Selain itu juga pelayaran (kapal tangker), teknis pengelasn kapal, tata boga dan pengolahan pangan serta program diaspora development (Kuliah dan kerja ke luar negeri).(anjas)

  • iklan 3

  • Facebook JurnalSumatra





  • Comments are closed.

    Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com