• Disperindagkop: Harga Elpiji Mengacu SK Gubernur Gorontalo

    0

    Gorontalo, jurnalsumatra.com – Dinas Perindustrian Perdagangan dan Koperasi (Disperindagkop) Kota Gorontalo menegaskan bahwa harga elpiji, baik 3 kilogram maupun 12 kg, tidak mengalami penaikan atau  tetap mengacu pada Surat Keputusan Gubernur Gorontalo.
    Kepala Disperindagkop Kota Gorontalo Irwan Hamzah di Gorontalo, Selasa, mengatakan bahwa elpiji di tingkat agen, subagen, dan pangkalan tidak mengalami penaikan, khusus untuk elpiji 3 kg tetap berdasarkan SK Gubernur Gorontalo sebesarRp18 ribu per tabung.
    Meskipun ada keterlambatan stok masuk ke Pelabuhan Gorontalo, dia menegaskan bahwa agen maupun pangkalan tidak boleh menaikkan harga elpiji.
    Untuk mengantisipasi kemungkinan adanya penimbunan stok maupun permainan harga elpiji di tingkat agen dan pangkalan, Irwan mengatakan bahwa pihaknya telah membentuk tim yang akan memantau selama bulan puasa.

    “Agen maupun pangkalan yang sengaja menimbun dan mempermainkan harga elpiji, terancam izinnya dicabut. Kalau perlu, diproses hukum,” katanya.
    Menurut dia, persedian selama Ramadan, bahkan hingga pasca-Lebaran 2016, sangat mencukupi kebutuhan konsumen karena Pertamina Gorontalo sudah menjamin bahwa stok ada, sebanyak 540 ton, sedangkan pemakaian setiap hari sebanyak 71,5 ton atau 26.000 tabung.
    Untuk pemakaian elpiji 3 kg se-Provinsi Gorontalo, Irwan memperkirakan akan ada penambahan kuota.
    Ia mengakui memang beberapa hari lalu sempat terjadi kelangkaan elpiji, khususnya 3 kg, karena keterlambatan kapal yang masuk ke Pelabuhan Gorontalo. Akan tetapi, saat ini sudah nomal kembali.
    “Warga ataupun konsumen jangan panik serta hindari pembelian dengan cara borongan. Usahakan sesuai dengan kebutuhan,” kata Irwan.(anjas)

  • iklan 3

  • Facebook JurnalSumatra





  • Comments are closed.

    Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com