• Disperindag Denpasar Antisipasi Harga Gula Melonjak

    0

         Denpasar, jurnalsumatra.com – Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Denpasar mengantisipasi melonjaknya harga gula di pasaran dengan menyelenggarakan pasar murah di pasar-pasar tradisional.
    Kepala Dinas Perindag Kota Denpasar I Wayan Gatra di Denpasar,  Senin, mengatakan pasar murah yang dilakukan di sejumlah pasar tradisional untuk mengantisipasi terus melonjaknya harga gula di pasaran.
    “Kami telah melakukan pasar murah di dua pasar tradisional, yaitu pasar Kreneng pada Sabtu (14/5) dan pasar Ubung hari ini,” ujar Gatra didampingi Kabid Kerjasama dan Perlindungan Jarot Agung Iswayudi.

         Ia mengatakan pasar murah itu akan terus dilakukan sampai pelaksanaan lebaran Juli 2016. Dan kegiatan ini berkat kerja sama Disperindag dengan Perusahaan Perdagangan Indonesia (PPI) dan Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Kota Denpasar.
    Menurut dia, meningkatknya harga gula di pasaran hingga mencapai Rp16 ribu per kilogram di warung-warung ini dampak dari musim giling di Pulau Jawa saat ini sedang menurun.
    Disamping juga kebutuhan masyarakat terhadap gula terus meningkat. Untuk itu ia berharap agar masyarakat menggunakan gula seperlunya sehingga bisa mengurangi permintaan terhadap gula di pasaran.
    Kabid Kerjasama dan Perlindungan, Disperindag Denpasar Jarot Agung Iswayudi menambahkan untuk pasar murah yang dilakukan di Pasar Ubung pihak PPI menyediakan gula sebanyak 700 kg. Harga gula yang dijual pada pasar murah ini seharga Rp12.500.
    “Kami harapkan dengan adanya pasar murah dapat menekan harga gula yang saat ini mencapai Rp16 ribu,” ujarnya.

         Dalam pelaksanaan pasar murah tersebut masyarakat dibatasi untuk membelinya hanya bisa membeli gula sampai empat kg. Pelaksanaan pasar murah ini akan terus keliling ke pasar tradisional yang ada di Kota Denpasar.
    Untuk itu masyarakat diharapkan dapat memanfaatkan pasar murah yang akan dilakukan di sejumlah pasar tradisional tersebut.
    General Menager PPI Cabang Kota Denpasar Antonius Eko Utomo mengatakan kegiatan pasar murah ini dilaksanakan secara nasional di mulai dari Bandung, Medan, Cirebon, Palembang dan Kota Denpasar.
    Pasar murah digelar khusus untuk gula kristal putih, mengingat setiap memasuki bulan puasa sejumlah harga bahan pokok mengalami peningkatan termasuk harga gula mengalami kenaikan.(anjas)

  • iklan 3

  • Facebook JurnalSumatra





  • Comments are closed.

    Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com