• Bus ‘Rela Maju’ Diserang Perampok

    0

    KAYUAGUNG, SUMSEL. Jurnalsumatra.com – Kawanan perampok bersenjata api kembali menebar teror dengan menyerang Bus Angkutan Kota Dalam Provinsi (AKDP) jurusan Tulung Selapan – Palembang, Kamis (19/5/2016) sekira pukul 07.30 WIB di jalan poros antara Desa Air Rumbai dengan Desa Air Pedaro, Kecamatan Pangkalan Lampam, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI).

    Kali ini korbannya Bus merk ‘Rela Maju’ dengan nopol BG 7272 AU, yang disopiri Edi Ilham bin M Nuh (55), warga Kelurahan Selapan Ulu, Kecamatan Tulung Selapan. Sang sopirpun harus menjalani perawatan medis akibat menderita luka tembak yang mengenai kepala di bagian kanan. Penumpang yang berjumlah sekitar 25 orangpun mengaku trauma peristiwa yang mirip kejadian setahun ini harus mereka alami.

    Menurut informasi yang didapat, peristiwa penembakan itu bermula saat Bus ‘Rela Maju’ berwarna Silver Hijau melintas dari arah Tulung Selapan – Palembang. Setiba di jalan poros perbatasan Desa Air Pedara – Air Rumbai, seketika suara tembakan sebanyak 2 kali terdengar dari dalam semak-semak. Tembakan pertama hanya mengenai body mobil, sementara tembakan kedua menembus body dan mengenai kepala sang sopir.

    Walaupun merasa kesakitan, namun korban Edi dengan sigap langsung memacu laju mobilnya untuk menghindari para pelaku, yang memang belum diketahui berapa banyak pelaku yang masih bersembunyi disemak-semak. Setelah berada jauh dari tempat kejadian perkara (TKP), mobil tersebut akhirnya dihentikan. Sang sopir akhirnya dilarikan ke puskesmas terdekat sembari melapor ke Polsek Pangkalan Lampam.

    “Menurut informasi, penumpang mendengar suara tembakan sebanyak dua kali, tapi pelakunya tidak terlihat. Tembakan pertama tidak menembus mobil, baru tembakan kedua yang mengenai kepala bapak,” ungkap Emil, anak korban Edi Ilham.

    Emilpun mengaku dirinya belum mengetahui apa motif di balik aksi penembakan yang mengenai korban Edi Ilham. “Setahu saya selama ini bapak tidak pernah punya musuh. Seharian nyopir mobil, pulang kerumah langsung istirahat. Jadi kami juga selaku keluarga masih bingung motifnya apa,” cetusnya seraya meminta agar pihak kepolisian segera mengungkap kasus penembakan tersebut.

    Sementara itu Kapolsek Pangkalan Lampam, Iptu Ganda Manik membenarkan adanya peristiwa penembakan tersebut. “Usai kejadian korban langsung melapor kepada kami. Untuk motifnya masih kita gali informasi, kemungkinan juga upaya perampokan.

    Namun karena sopirnya langsung memacu laju kendaraan, para pelaku tidak menampakkan diri dan mengejar,” terangnya.

    Dikatakan Kapolsek, pihaknya telah mendatangi lokasi kejadian dan memeriksa sejumlah saksi.
    “Pelakunya juga belum kita ketahui berapa orang, karena mereka menembak sembari bersembunyi dalam semak-semak,” ungkapnya sembari menuturkan, pihaknya telah menurunkan tim guna mengejar pelaku penembakan.
    Terpisah, Kepala Desa Air Rumbai, Muhammad Nuh berharap polisi segera mengungkap kasus-kasus yang terjadi di wilayah hukum Polsek Pangkalan Lampam.
    “Khususnya kasus-kasus yang terjadi di Desa Air Rumbai seperti penembakan ini. Masyarakat kami menjadi cemas kalau ingin beraktifitas, apalagi kalau peredaran senjata api rakitan masih banyak,” tandasnya. (RICO)
  • iklan 3

  • Facebook JurnalSumatra





  • Comments are closed.

    Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com