• Bupati : Sanksi Perusak Kawasan Konservasi Sesuai Aturan

    0

         Mukomuko, jurnalsumatra.com – Bupati Mukomuko, Provinsi Bengkulu, Choirul Huda menyatakan, sanksi terhadap oknum warga setempat yang merusak kawasan konservasi sepanjang sempadan Danau Nibung di daerah itu sesuai dengan aturan yang berlaku.
    “Kita rapatkan hari ini. Sanksinya sesuai aturan,” katanya, di Mukomuko, Rabu.
    Ia mengatakan hal itu usai membuka lomba memasak berbagai jenis ikan yang digelar Dinas Kelautan dan Perikanan setempat.
    Ia mengatakan, pihaknya sudah mengantongi nama-nama oknum warga yang membuka lahan dengan cara dibakar dan pohonnya ditebang di kawasan konservasi sepanjang sempadan Danau Nibung.

         “Keputusannya terkait masalah itu usai rapat seluruh satuan kerja perangkat daerah, kepala desa dan camat,” ujarnya.
    Kabid Kehutanan Dinas Pertanian, Peternakan, Perkebunan dan Kehutanan (DP3K) Kabupaten Mukomuko Fernandi sebelumnya mengatakan, pihaknya elah mengantongi identitas sebanyak 15 oknum warga setempat yang diduga merusak kawasan konservasi tersebut.
    Ia mengatakan, selanjutnya instansi itu akan memberikan surat teguran kepada sebanyak 15 oknum warga setempat yang merusak hutan konservasi tersebut.
    Selain itu, instansi itu akan membahas terkait tindakan lebih lanjut yang akan dikenakan kepada perusak hutan konservasi saat rapat dengan bupati setempat.
    Setelah ini, katanya, instansi itu akan menjaga kawasan hutan konservasi tersebut. “Dan tidak ada lagi warga setempat yang boleh membuka lahan dalam kawasan itu untuk keperluan berkebun kelapa sawit,” katanya.(anjas)

  • iklan 3

  • Facebook JurnalSumatra





  • Comments are closed.

    Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com