• Buku “Dibalik Pilar-Pilar Museum” Bahas Permasalahan Museum

    0

        Jakarta, jurnalsumatra.com – Buku “Di Balik Pilar-Pilar Museum” yang disusun oleh Pramita Jaya, organisasi permuseuman yang mewadahi museum-musem di Jakarta, membahas berbagai permasalahan musuem disertai dengan beragam solusinya.
    Berdasarkan keterangan pers dari Pramita Jaya yang diterima di Jakarta, Rabu, disebutkan beberapa permasalahan museum yang menyebabkannya sepi pengunjung mulai dari sumber daya manusia, promosi, hingga kehumasan yang belum optimal.

        Persoalan SDM yang terjadi di Museum Bahari disebut menjadi cerminan permasalahan SDM di museum-museum lainnya di seluruh Indonesia.
    Selain itu, manajemen museum yang pasif juga disebut sebagai penyebab sedikitnya minat masyarakat untuk mengunjungi museum.
    “Di Balik Pilar-Pilar Museum” menjelaskan pentingnya keaktifan museum dalam promosi yang lebih segar dari sebelum-sebelumnya.
    Pengelola museum hendaknya melihara hubungan yang baik dengan pengunjungnya dengan membentuk Klub Pengunjung Museum.

        Program diskusi publik dengan menghadirkan pembicara yang dapat menarik pengunjung juga bisa dilakukan seperti yang sudah diterapkan oleh Museum Trowulan di Mojokerto. Pendekatan yang disebut partisipatif ini diharapkan bisa meningkatkan partisipasi masyarakat berkegiatan di museum.
    Selain itu, aspek pemberdayaan masyarakat sebagaimana diterapkan Museum Kebangkitan Nasional dan Museum Tekstil di Jakarta juga semakin mewarnai pengelolaan  museum yang trennya ke arah museum inklusif yang juga memperhatikan masyarakat sekitar.
    Gerakan Nasional Cinta Museum juga diharapkan bisa meramaikan museum yang meliputi pencitraan, networking, pengembangan SDM museum, revitalisasi museum, dan Duta Museum  untuk mengikis citra negatif yang masih erat lekat dengan museum.(anjas)

  • iklan 3

  • Facebook JurnalSumatra





  • Comments are closed.

    Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com