• BPS Sensus Bupati Lahat 2016

    0
    BPS Sensus Bupati Lahat 2016

    BPS Sensus Bupati Lahat 2016

    Lahat, junalsumatra.com – Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Lahat melakukan sensus ekonomi sekaligus sosialisasi kepada Bupati Lahat, H Saifudin Aswari Rivai SE didampingi Ketua TP PKK, Hj RR Kurnia Sismartianti Aswari di Pendopoan Rumah Dinas (Rumdin), Jum’at (29/4), dengan sasaran mendata perusahaan swasta maupun pemerintah, dimulai 1-31 Mei mendatang.

    Hal tersebut, disampaikan, Kepala BPS Lahat, Yudhistira Arya Noegraha, menurutnya, dengan dilakukan sensus ekonomi 2016 ini, tentunya akan mengetahui sesuai dengan petunjuk teknis (juknis) dan petunjuk pelaksana (juklak).

    “Sensus perdana, nanti tanggal 1 Mei, kita mulai Jumat (29/4) ini dalam rangka, sosialisasi, himbauan dari pusat seperti itu. Sosialisasi pada masyarakat lingkungan pemerintah dan pengusaha. Petugas masuk ke kantor dan perusahaan juga nantinya, sebagai awalan kepada Kepala Daerah Lahat kita juga mengenalkan sekaligus mendata rumah tangganya,” tukasnya.

    Lebih jauh, Ia mengatakan, pihaknya juga telah melakukan pemasangan spanduk dan baliho sebagai bentuk sosialisasi kepada masyarakat Kabupaten Lahat, agar mereka mau bekerja sama dalam pendataan oleh petugas nantinya.

    “Kita berharap supaya masyarakat kooperatif, memberitahukan pada pimpinan daerah dan atribut yang dipakai pada petugas,” jelas Yudhistira Arya Noegraha.

    Menurutnya, bahwa mungkin ada beberapa desa tidak di sensus, karena tidak berpotensi ekonomi di rumah tangganya. Sebab pendekatan yang dilakukan BPS ada 2 yakni pendekatan rumah tangga dan pendekatan establish, jadi kalau kantor dan perusahaan jelas apabila kegiatan tersebut ada nilai ekonomis.

    “Rumah tangga yang jelas punya usaha ekonomis misalnya usaha online, kos-kosan, usaha kaki lima yang didata, atau sesuai lokasi usaha,” terang dalam paparannya.

    Sementara itu, Bupati Lahat, H Saifudin Aswari Rivai SE menyambut baik, menjawab setiap pertanyaan didampingi Bunda Lisa Aswari panggilan akrab RR Kurnia Sismartianti Aswari.

    “Bagus sensus ekonomi ini dikenalkan dahulu kepada kepala daerah dan lanjutannya masyarakat dapat kesempatan yang sama untuk  mengetahui ekonomi penduduk Indonesia, dan rumah tangga. Digali dari kegiatan perekonomian masyarakat baik perorangan maupun perusahaan serta pemerintahan,” ungkapnya, seraya menambahkan, kantor pemerintah juga di data, sebab bisa jadi ada kegiatan ekonomi di sekitar kantor pemerintahan, misalnya koperasi dan kantin. Pesan Aswari. (Din)

  • iklan 3

  • Facebook JurnalSumatra





  • Comments are closed.

    Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com