• BPPKB Lebak Optimalkan Penyuluhan Seks Dan Reproduksi

    0

        Lebak, jurnalsumatra.com – Badan Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana (BPPKB) Kabupaten Lebak mengoptimalkan penyuluhan seks dan reproduksi pada remaja di sekolah, perguruan tinggi, pondok pesantren dan organisasi kepemudaan.
    “Kami berharap penyuluhan itu dapat menekan kasus seks bebas di kalangan pelajar dan remaja,” kata Kepala Subdit Perlindungan Remaja dan Hak-Hak Reproduksi Kabupaten Lebak, Apipah di Lebak, Senin.

        Selama ini, katanya, kasus seks bebas di masyarakat, khususnya remaja, meningkat sehingga perlu optimalisasi penyuluhan dan sosialisasi guna mencegah perbuatan tercela itu.
    Meningkatnya kasus seks bebas dapat dibuktikan di Kabupaten Lebak dimana banyak pelaku pemerkosaan perempuan berusia di bawah 18 tahun.
    Bahkan, belum lama ini terjadi kasus pemerkosaan yang melibatkan anak kandung.
    “Kami meminta orang tua bisa mengawasi anak-anaknya agar terhindar dari pergaulan dan hubungan seks bebas,” katanya.

        Menurut dia, kegiatan penyuluhan itu bertujuan meningkatkan pemahaman remaja tentang seks dan reproduksi yang dinilai masih sangat terbatas, juga mengenai penyakit-penyakit menular seperti HIV/AIDS.
    Saat ini, korban kekerasan seks yang dialami anak-anak Lebak cukup menonjol. Mereka korban seks itu adalah siswa SD dan pelakunya guru olahraga.
    Semestinya, sekolah tersebut melindungi anak-anak dari ancaman kekerasan seks, namun menjadi kesempatan dilakukan tenaga kependidikan.
    “Kami minta kasus ini tidak terulang lagi di Kabupaten Lebak, terlebih telah diluncurkan program Lebak Cerdas,” ujarnya.
    “Kami berharap kasus kekerasan seks itu diproses secara hukum berdasarkan peraturan Undang-undang KDRT itu,” katanya.(anjas)

  • iklan 3

  • Facebook JurnalSumatra





  • Comments are closed.

    Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com