• Bea Cukai Sita Satu Truk Gula Impor

    0

         Banda Aceh, jurnalsumatra.com – Petugas bea cukai menyita satu truk gula impor ilegal dari kawasan pelabuhan dan perdagangan bebas Sabang yang hendak diseludupkan ke daratan Aceh.
    Penyitaan gula ilegal tersebut dilakukan di atas kapal penyeberangan di Pelabuhan Ulee Lheue, Banda Aceh, Senin. Gula tersebut dibawa oleh penumpang kapal penyeberangan dari Sabang.
    “Ada satu truk gula impor asal Sabang yang disita petugas. Gula tersebut disita karena tidak ada izin membawanya ke daratan Aceh,” kata Kepala Seksi Penindakan I Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Bea Cukai Aceh Ahmad Rozi.

         Operasi penyitaan tersebut dipimpin Ahmad Rozi. Dalam penyitaan tersebut turut melibat sejumlah petugas bea cukai, TNI dan Polri, pengelola kapal atau ASDP serta pihak Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Pelabuhan Ulee Lheue.
    Ahmad Rozi mengatakan, pihaknya belum bisa menyebutkan berat keseluruhan gula impor yang disita tersebut. Sebab, gula impor yang dibawa penumpang kapal penyeberangan langsung dinaikkan ke truk.
    “Gulanya yang dibawa penumpang langsung dinaikkan ke truk. Kami tidak sempat menghitung berapa karung. Setiap karung beratnya 50 kilogram. Ada truk yang disita,” kata dia.

         Ahmad Rozi menyebutkan penyitaan gula impor ilegal dari kawasan pelabuhan dan perdagangan bebas Sabang tersebut sebagai bentuk pencegahan. Pencegahan ini dilakukan setiap hari.
    “Hampir setiap hari kami mencegah upaya penyeludupan gula impor dari Sabang ini. Karena sifatnya pencegahan, kami tidak mengamankan pemilik atau pembawa gula tersebut,” kata Ahmad Rozi.
    Gula asal luar negeri tersebut hanya boleh dikonsumsi maupun diperjualbelikan di kawasan pelabuhan dan perdagangan bebas Sabang. Hingga kini belum ada izin membawa dan memperjualbelikan gula impor tersebut ke daratan Aceh.(anjas)

  • iklan 3

  • Facebook JurnalSumatra





  • Comments are closed.

    Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com