• Anggota Satuan Narkoba POLRESTA Surakarta Tes Urine

    0

    Solo, jurnalsumatra.com – Anggota Satuan Narkoba Kepolisian Resor Kota Surakarta melakukan tes urine secara mendadak oleh Tim Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Bidokkes) Polri untuk mengetahui adanya penyalahgunaan narkotika di Mako 2 Polresta setempat, Senin.
    Ada sebanyak 32 anggota Satuan Narkoba Polres langsung dilakukan tes urine oleh Tim Dokkes dengan mendapat pengawasan ketat dari anggota Divisi Profesi dan Pengamanan (Propam) setempat.
    Kegiatan tes urine menindaklanjuti perintah dari Kapolri yang turun ke Polda Jateng kemudian dilanjutkan Polresta Surakarta akan melakukan secara berkala dan kontinyu terhadap keseluruhan anggotanya.
    Namun, Satuan Narkoba yang menjadi petugas utama dalam pemberantas narkotika, maka tahap awal dilakukan secara intern terlebih dahulu.
    “Satuan Narkoba dilakukan tes urine yang paling awal untuk membersihan ke dalam. Anggota ini, dibersihkan terlebih dahulu sebelum mereka menindak pemberantasan narkoba di luar,” kata Riyadi.
    Menurut dia, jika ada anggota terindikasi penyalahgunaan narkoba dan dinyatakan positif, maka mereka akan langsung digeledah badan, kendaraan, dan tempat tinggalnya.
    “Ada 33 anggota Satuan Narkoba yang sudah melakukan tes urine. Namun, tim Dokkes tidak menemukan dan semuanya hasilnya negatif,” kata Riyadi.
    Ia mengatakan memang masih ada empat anggota belum melakukan tes urine karena mereka berada di lapangan sedang melakukan pembuntutan pelaku atau jaringan narkoba.
    Namun, anggota yang belum mengikuti tes urine akan dilakukan pada tahap kedua bersama anggota satua lainnya di likungan Polresta Surakarta.
    Kasat Satuan Narkoba Kompol Ari Sumarwono mengatakan pihaknya melakukan membersihan kepada anggotanya terlbih dahulu sebelum mereka menindak orang luar yang terlibat pengalahgunaan narkoba di wilayah Solo.
    Pihaknya sudah menekankan kepada anggotanya jangan coba-coba sebagai pengguna, pengedar, kurir, apalagi Bandar narkoba. Mereka tidak ada maaf, dan akan ditindak tegas oleh pimpinan Polri.
    “Kami tidak akan memberi ampun bagi anggota yang kedapatan positif dalam test urine ini. Kita harus bersih dari Narkoba terlebih dahulu, setelah itu, baru menyapu bersih para pengedar, kurir, dan bandar di luar,” katanya.
    Namun, kata Ari, semua anggotanya tes urine yang dilakukan secara mendadak tersebut hasilnya negatif.(anjas)

  • iklan 3

  • Facebook JurnalSumatra





  • Comments are closed.

    Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com