• Wakil Wali Kota Ingatkan Jagal Rawat RPH

    0

         Mataram, jurnalsumatra.com – Wakil Wali Kota Mataram H Mohan Roliskana mengingatkan para jagal atau penyembelih ternak di Kecamatan Sekarbela ikut merawat, menjaga, memelihara serta memanfaatkan rumah potong hewan (RPH) Gubug Mamben dengan baik.
    “Tujuanya, agar keberadaan RPH dapat membawa manfaat dan mampu meningkatkan kesejahteraan warga Lingkungan Gubug mamben dan sekitarnya,” katanya di sela peresmian RPH Gubug Mamben, Kecamatan Sekarbela di Mataram, Senin.
    Apalagi, lanjut Mohan, RPH ini dibangun dengan biaya yang tidak sedikit, sampai Rp2,6 miliar, baik untuk infrastruktur maupun untuk pembebasan tanah.
    “Kalau dihitung, untuk infrastrukturnya saja mencapai Rp800 juta, sementara pengadaan lahan sekitar Rp1,8 miliar, itupun belum rampung,” sebutnya.
    Setelah peresmian ini pemerintah kota masih akan melakukan penambahan fasilitas seperti penambahan kandang, kantor dan mushala agar para jagal tidak terlambat melaksanakan ibadah shalat subuh.

         “Anggaran yang dibutuhkan untuk pembangunan fasilitas itu tentu tidak sedikit, karena itu masyarakat harus dapat membantu pemerintah dalam menjaga aset tersebut,” katanya.
    Mohan mengatakan, jagal merupakan profesi turun-temurun di wilayah Gubug Mamben, bahkan telah menjadi tradisi.
    Namun harus diakui bahwa selama ini Gubug Mamben menjadi salah satu pemasok utama kebutuhan daging di Kota Mataram, dengan aktivitas pemotongan 15-20 ekor per hari.
    Meskipun dalam perjalanannya timbul persoalan karena pemotongan dilakukan secara konvensional dan tidak menerapkan standar mutu.
    “Karena itulah, pemerintah berupaya mencari solusi agar para jagal bisa melakukan aktivitas pemotongan di sebuah RPH yang memiliki standar,” ujarnya.
    Sebelumnya pemerintah kota sempat dicarikan solusi dengan membuka RPH di wilayah Loang Baloq Sekarbela, namun tidak dapat berlangsung maksimal karena alasan efisiensi dan relatif jauh dari kediaman mereka.

         “Untuk itulah, pemerintah memutuskan solusi terbaik dengan mendekatkan RPH ke titik sentral di Gubug Mamben, semoga masyarakat bisa memanfaatkan secara maksimal,” ujarnya.
    Dengan demikian, persoalan pencemaran lingkungan yang pernah muncul telah dapat diatasi, dan nantinya diharapkan dapat berdampak pula dari segi estetika visual dimana wilayah Gubug Mamben akan tampak lebih bersih daripada sebelumnya.
    “Ini merupakan hasil dari komunikasi panjang, yang prosesnya tidak lepas dari keinginan warga memiliki tempat yang layak untuk potong hewan,” katanya.
    Menanggapi peresmian RPH Gubug Mamben, kepala jagal setempat H Muhammad menyampaikan ucapan terima kasih atas perhatian yang telah diberikan oleh Pemerintah Kota Mataram.
    “Apa yang diamanahkan oleh pemerintah kota, Insya Allah akan kami jalankan,” katanya.(anjas)

  • iklan 3

  • Facebook JurnalSumatra





  • Comments are closed.

    Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com