• Usai Pesta Miras Oplosan Dua Pemuda tewas

    0

    6eee1ece-c2ff-4cca-bb7e-fc83efa9a603INDRALAYA, jurnalsumatra.com – Diduga usai meneguk minuman keras (miras) oplosan, dua warga bernama Edison (39) dan Ali Topan (21), keduanya warga Desa Lubuk Sakti, Kecamatan Inderalaya Kabupaten Ogan Ilir (OI) tewas. Sementara rekannya Darmadi 27, warga yang sama selamat dari maut setelah dilarikan ke RSUD Ogan Ilir, siang selasa (19/4).

    Pesta Miras oplosan di acara Orgen Tunggal (OT), malam pesta pernikahan di Desa Lubuk Sakti, Kecamatan Indralaya, Kabupaten Ogan Ilir, Minggu (17/04/2016) malam.

    Dari 10 warga yang menggelar pesta miras oplosan, dua pemuda tewas dan satu orang terpaksa dirawat di RSUD Ogan Ilir. Tidak tanggung-tanggung, ada 30 botol miras jenis Vodka dan Mension serta di campuran berbagai jenis minuman seperti fanta, susu dan cappucino.

    Dua pemuda, tersebut yakni Edison (39) dan Topan (21)  keduanya warga Desa Lubuk Sakti Kecamatan Indralaya dan rekannya Darmadi (27) juga warga Lubuk Sakti  selamat dari maut.

    Menurut Informasi, Selasa (19/04/2016), ada 10 warga pesta miras dengan jumlah 30 botol miras dicampur berbagai jenis minuman saat acara Orgen Tunggal (OT), dalam sebuah hajatan.

    Rupanya usai meneguk miras itu, sebagian warga ada yang muntah-muntah hingga tak sadarkan diri. Namun sebagian hanya mengalami pusing kepala.

    Kedua korban Edison langsung dibawa ke RSUD OI dan langsung mendapat perawatan. Namun sayang nyawanya tidak dapat tertolong lagi.

    Sedangkan Ali Topan meninggal dalam perjalanan menuju RSUD OI. Sementara itu Darmaji selamat dan kini dalam perawatan di RSUD OI.

    Darmadi, korban selamat saat ditemui di RSUD OI mengatakan bahwa malam itu dirinya bersama 9 rekannya sepakat membeli sekitar 30 botol miras dari berbagai merek, lalu dioplos.

    “Tiba-tiba usai minum kepala terasa pusing dan mual-mual. Kebanyakan teman-teman saya merasakan hal yang sama, bahkan dua orang lainnya sampai tak sadarkan diri. Kendati begitu saya tetap di rumah saja. Saya dapat kabar kawan saya meninggal,” Imbuhnya.

    Sementara itu Dokter IGD RSUD OI, dr Prima Sapriyanti didampingi dr Dever membenarkan, ada pasien yang dirawat di RSUD OI akibat minuman keras.

    “Yang meninggal atas nama Edison, dan Darmaji masih dalam perawatan. Saat dirawat dengan kondisi mual dan kepala pusing,” Ujarnya.

    Terpisah, Kapolres OI AKBP Denny Y Putro melalui Kapolsek Indralaya AKP Makmun Arrasyid, mengatakan dugaan kuat penyebab meninggalnya kedua korban tersebut akibat meneguk minuman keras oplosan.

    “Kita sudah mengamankan puluhan botol kosong miras oplosan itu dari masyarakat sebagai barang bukti,” Kata kapolsek. (Edi)

  • iklan 3

  • Facebook JurnalSumatra





  • Comments are closed.

    Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com