• Tanpa Dana, Renovasi Venue Pemprov Sumsel Gandeng BUMN/BUMS

    0
    Tanpa Dana, Renovasi Venue Pemprov Sumsel Gandeng BUMN/BUMS

    Tanpa Dana, Renovasi Venue Pemprov Sumsel Gandeng BUMN/BUMS

    PALEMBANG, jurnalsumatra.com – Pemerintah Provinsi Sumatra Selatan fokus ingin merenovasi bangunan (venue olahraga) yang ada di Jakabaring Sport City, Palembang. Akan tetapi Karena terkendala anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) yang minim, membuat Sumsel menggandeng BUMN dan BUMS yang ada di Sumsel.

    Kepala Dinas Pekerjaan Umum Cipta Karya Sumsel, Baksyaruddin Akhmad mengatakan, pihaknya sudah melempar permintaan ke beberapa BUMN/BUMS yang kantor dan pabrik atau lokasi operasionalnya ada di Sumsel.

    “Dari sejumlah BUMN/BUMS itu, baru ada PT Bukit Asam yang menyumbangkan convention hall senilai Rp149 miliar,” ucapnya, kemarin.

    Nantinya, kata dia, PT Bukit Asam bakal membangun convention center di atas lahan 5,8 hektar. Untuk bangunan luas 10.668,6 meter persegi.

    Diatas bangunan tersebut, bakal cukup untuk parkir 132 unit mobil, motor 288 unit dan 12 unit bus. “Sebagai bentuk terima kasih, kita akan memperbolehkan mereka memasang spanduk atau nama di bangunan tersebut. Tapi kepemilikan bangunan akan kembali ke pemerintah daerah dan JSC,” beber dia.

    Selain dari PT Bukit Asam, akan dibangun juga venue lainnya. Seperti direncanakan bakal ada bantuan corporate social responsibility (CSR) dari PT Pertamina bakal bangun panjat tebing dan PT Sinar Mas bakal membangun polo air.

    “Masih kita rayu, dan insya allah mereka memberikan jawaban yang menyenangkan. Ada juga beberapa perusahaan lain yang kita ajukan, seperti PT Pusri, dan sebagainya,” ungkap dia.

    Bakhsyarudin mengatakan, rencana pembangunan venue tersebut bakal dilakukan pada tahun ini juga. Dan ditargetkan semuanya bisa selesai pada 2018 atau sebelum pelaksanaan Asian Games tersebut.

    Ditambahkan Gubernur Sumsel Alex Noerdin, pihaknya berharap semua perusahaan baik milik negara atau swasta bisa berkontribusi mendukung Sumsel sebagai tuan rumah Asian Games. Contohnya dengan membangun venue atau fasilitas lain di JSC, dimana untuk pembangunannya menggunakan dana CSR masing-masing perusahaan.

    “Kami meminta semua perusahaan yang operasionalnya ada di Sumsel. Bantu bangun venue, dan saya minta semua pembangunan itu bisa dibangun secepatnya dan selesai Januari 2018.

    “Kita sudah dapat beberapa jawaban dari beberapa perusahaan. Mereka semua bakal membantu. Memang tidak bisa secara keseluruhan, tapi kita harapkan bertahap,” terang dia.

    Meski membantu dalam sukseskan Asian Games, Alex menegaskan, pihaknya tetap tidak akan memberikan kemudahan apabila perusahaan yang telah menurunkan CSR-nya namun tersandung kasus.

    “Kita terima kasih dengan bantuannya. Tapi kalau ada permasalahan dengan perusahaan itu bukan berarti kita berikan kemudahan. Apalagi kalau terkait pengaruh terhadap dampak lingkungan,” cetus Alex.

    Ditambahkan Ketua DPRD Sumsel Giri Ramanda N Kiemas, pihaknya akan mendukung adanya pembangunan venue di JSC yang dibantu dari BUMN/BUMS. “Ini sangat bagus. Bahkan harusnya tidak hanya satu atau dua perusahaan saja yang berkontribusi. Melainkan juga ada bantuan dari perusahaan lain. Khususnya bagi perusahaan yang tumbuh dan besar di Sumsel,” jelas Giri.(yuyun)

  • iklan 3

  • Facebook JurnalSumatra





  • Comments are closed.

    Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com