• Tabrakan Beruntun Satu Tewas

    0

    Prabumulih, jurnalsumatra.com – Tabrakan beruntun tiga unit  mobil angkutan batu bara di KM. 25  jalan negara Prabumulih –  Palembang tepatnya di desa Karang Endah Kecamatan Gelumbang Kabupaten Muaraenim  mengakibatkan satu  sopir truck Isuzu putih nopol BG. 8701.DD

    Safri ( 21)  warga.Panta Dewa Kecamatam Penukal Abak Kabupaten PALI tewas di TKP , Korban mengalami luka di bagian muka dan dada diduga akibat dongkrak yang menghantam ke tubuh korban Minggu ( 10/4) sekitar pukul 13.00 Wib  .

    Menurut pengakuan saksi,  sopir    Truck  BE.9461.QB Agus (25) Warga  Lampung menuturkan .  saat kejadian mobilnya dan mobil korban  sedang parkir gara gara mobil korban pecah ban . Tiba tiba dari belakang , dari arah Ptabumulih  datang mobil dump  truck carter  angkutan batu bara BG.8605.DC yang dikemudikan Adi warga Tanjung Enim menghajar bag mobilnya . Dan langsung menyambar korban Afri yang sedang berdiri di belakang mobil korban yang pecah ban . Akibat benturan keras diperkirakan  dongkrak yang terpasang mental mengenai dada dqn mukq  korban . Diakuinya saat parkir mobilnya tidak memasang segi tiga pengaman ,tetapi  hanya memasang patahan kayu sebagai ganti rambu rambu, kata Agus kepada koran ini  saat ditemui di Mapolsek Gelumbang Minggu kemarin

    Lanjut Agus , korban  yang tewas di TKP , Apri  dan kenek ,Jamid Saputra yang mengalami luka berat ( luber) langsung dilarikan ke UGD  Puskesmas Gelumbang untuk di visum dan mendapat pertolongan . Masih kata Agus batu bara berasal dari Lahat tujuan Palembang .

    Diakui  Agus rencananya dia akan membantu  mobil korban yang pecah ban. Namun jarena Velg mobilnya tidak sama maka urung memakai ban serep miliknya. Saat kejadian dia berada di posisi sebelah kiri sementara korban berada di belakang mobil. Sedangkan kenek berada dibawah mobil , memasang balok pengaman

    Dipiskesmas Gelumbang ketika jurnalsumatra.com membincangi kenek mobil nahas itu Jamid Saputra ( 16) mengaku  kalau saat kejadian dia sedang berada di bawah mobil untuk memasang balok pengaman. Akibat luka yang diderita Jamid cukup serius anak yang masih wajib belajar 12 tahun itu harus  menjalani perawatan karena tangan kanannya patah dan luka dibagian belakangnya. .

    Sopir truk yang menabrak dua unit truck yang sedang parkir , Adi ( 40)  warga Tanjung Enim mengaku kalau dia banting stir saar akan menyalip lantaran akan disalip mobil Trios. Dia menjelaskan kalau dibelakang mobil yang sedang parkir tidak ada rambu rambu segitiga pengaman. Katanya  saat ditemui di Mapolsek Gelumbang.

    Sumber di UGD Puskesmas Gelumbang menjelaskan korban mengalami memar di dada dan luka dimuka. Sedangkan kenek akan dirujuk ” Kami masih menunggu keluarga korban yang dalam perjalanan untuk menjemput mayat. ” Kata petugas UGD

    Kanit Laka, Aiptu Chandra Wira membenarkan kalau telah terjadi laka lantas tabrak beruntun  truck batu bara tujuan Palembang dan satu sopir truck meninggal dunia dan satu kenek luber, bebernya.

    Salah seorang pengurus LSM Petani, Teguh  mengaku heran dimana aktivitas angkutan batu bara akhir akhir ini bebas beropetasi siang hari padahal sepengetahuannya Gubernur Sumsel sudah mengeluarkan Pergub isinya melarang armada batu bara melintas di jalan umum siang hari , ujarnya ( dahari)

  • iklan 3

  • Facebook JurnalSumatra





  • Comments are closed.

    Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com