• SMKN 1 Pangkalpinang Khawatirkan Listrik Mati

    0

         Pangkalpinang, jurnalsumatra.com – Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 1 Kota Pangkalpinang, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung mengkawatirkan listrik mati selama pelaksanaan ujian nasional berbasis komputer (UNBK) karena dapat mengganggu konsentarsi siswa dalam mengerjakan soal ujian.
    “Alhamdulillah pelaksanaan UNBK hari ini berjalan lancar karena jaringan listrik dan internet masih berjalan baik. Mudah-mudahanan listrik tidak mati sampai UNBK selesai nanti,” kata Ketua Panitia UNBK SMKN 1 Pangkalpinang, Muhammad Ruzi, Senin.
    Menurut dia, untuk mengantisipasi listrik mati pihaknya telah menyurati pihak PT PLN untuk tidak mematikan listrik sekaligus meminta bantuan genset.
    “Sampai hari ini kita belum mendapatkan balasan dari PT PLN terkait bantuan genset untuk mengantisipasi listrik mati,” katanya menambahkan.
    Ia menjelaskan, jumlah peserta UNBK di SMKN 1 Pangkalpinang sebanyak 241 siswa yang berasal dari empat jurusan yakni multimedia, administrasi perkantoran, akuntansi, dan pemasaran.
    Pihak sekolah menyediakan sebanyak 81 unit komputer utama dan sembilan unit komputer cadangan demi kelancaran pelaksanaan UNBK tahun ini.
    “Kita berharap pihak PT PLN dapat memberikan bantuan genset agar siswa dapat mengerjakan soal ujian dengan baik dan tidak lagi was-was dengan kemungkinan listrik mati,” ujarnya.
    Berdasarkan pantauan di SMKN 1, SMAN 1 dan SMAN 2 Kota Pangkalpinang, hari pertama UNBK, Senin (4/4), berjalan dengan lancar, aman dan tertib.
    Terlihat peserta UNBK cukup tegang menghadapi ujian nasional secara semi online tersebut. Mereka terlihat serius dan cermat mengisi jawaban di layar komputer.(anjas)

  • iklan 3

  • Facebook JurnalSumatra





  • Comments are closed.

    Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com