• Revisi UU PILKADA Tidak Pengaruhi Tahapan Pelaksanaan

    0

    Kupang, jurnalsumatra.com – Revisi UU No.8 Tahun 2015 tentang Pilkada, tidak mempengaruhi tahapan persiapan dan pelaksanaan yang sedang dilakukan KPU Kota Kupang dalam menghadapi pilkada serentak pada 2017.
    “Revisi UU Pilkada sama sekali mempengaruhi persiapan kami dalam menghadapi pilkada wali kota Kupang pada 2017,” kata juru bicara Komisi Pemilihan Umum Kota Kupang Lodowyk Frederik kepada Antara di Kupang, Selasa.
    Dia mengatakan hal itu menjawab kondisi persiapan pelaksanaan tahapan pilkada serentak di wilayah ibu kota Provinsi Nusa Tenggara Timur itu untuk memilih wali kota dan wakil wali kota pada 2017 mendatang, meski Undang-undang nomor 8 tahun 2015 dan ditarget selesai 29 April 2016.
    Menurut Lodowyk, persiapan yang sedang dilaksanakan oleh KPU Kota Kupang saat ini dilaksanakan berdasar pada peraturan KPU (PKPU) Nomor 3 tahun 2016 yang telah disahkan pada 13 Arpil lalu.
    Dalam jadwal yang ditetapkan KPU Pusat tersebut, terdapat empat tahapan yang harus dilakukan oleh penyelenggara di daerah demi suksesnya agenda nasional serentak yang telah ditetapkan tersebut.
    Empat tahapan itu, yakni tahap persiapan dengan item kegiatan meliputi pembentukan panitia ad hoc di tingkat kelurahan berupa Panitia Pemungutan Suara (PPS) dan Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) di tingkat kecamatan pada tanggal 21 Juni 2016 sampai dengan 20 Juli 2016.
    Kemudian dilanjut dengan pemutakhiran data pemilih yang dimulai pada 6 Agustus 2016 sampai dengan 29 November 2016.
    Pendataan daftar pemilih tetap (DPT) pada tanggal 30 November 2016 sampai dengan 17 Desember 2016 dilanjut dengan daftar pemilih tetap tambahan (DPTb-1) pada tanggal 18 Desember 2016 sampai dengan 4 Januari 2017.
    “Tahapan persiapan ini juga diisi dengan sosialisasi, penyuluhan, dan bimtek para petugas di lapangan, serta pendaftaran pemantau pemilih,” katanya.
    Untuk tahap kedua, kata Lodowyk, yaitu penyelenggaran yang dimulai dengan penyampaian syarat dukungan pasanagan calon perseorangan pada tanggal 22 Mei 2016, kemudian pengumuman syarat dukungan yang dimulai 20 Juli 2016 sampai dengan 2 Agustus 2016.
    Penyerahan syarat dukungan pada tanggal 6 sampai dengan 10 Agustus 2016 dilanjut dengan penelitian jumlah minimal dukungan dan persebarannya dan/atau dukungan ganda yang dilakukan pada tanggal 6 sampai dengan 15 Agustus 2016.
    Setelah itu, dilakukan penelitian administrasi dan faktual dukungan di tingkat kelurahan yang dilakukan dalam jangka waktu 21 Agustus 2016 sampai 3 September 2016. Kemudian, dilanjutkan dengan rekapitulasi di tingkat kecamatan dan tingkat KPU Kota Kupang dalam kurun waktu 4 sampai 15 September 2016.
    Setelah semua tahapan itu dilakukan, masuk dalam tahap ketiga pendaftaran calon yang diawali dengan pengumuman pendaftaran pasangan calon pada tanggal 11 sampai 18 September 2016, dilanjut dengan pendaftaran pasangan calon yang dilakukan selama 3 hari kerja pada tanggal 19 sampai 21 September 2016.
    Pascapendaftaran para kandidat akan memasuki tahapan pemeriksaan kesehatan yang jadwalnya mulai dibuka pada tanggal 19 sampai 25 September 2016.
    Setelah semuanya itu, KPU melandasi seluruh proses yang dilakukan para bakal calon tersebut dengan regulasi yang ada, lalu melakukan penetapan pasangan calon pada tanggal 22 Oktober 2016. “Sehari setelah penetapan itu, 23 Oktober 2016, dilakukan pengundian dan pengumuman nomor urut,” katanya.
    Pada tahap keempat, dalam keseluruhan rangkaian jadwal yang ditetapkan itu, para kandidat akan memasuki masa kampanye yang digelar mulai 26 Oktober 2016 sampai 11 Februari 2017 yang juga digandengan dengan kegiatan debat publik antara para pasangan calon.
    Kampanye melalui media, dilakukan sejak 29 Januari 2017 sampai 11 Februari 2017.
    “Tahapan ini diakhiri dengan masa tenang yang dimulai 12 s.d. 14 Februari. Selanjutnya, memasuki hari-H pelaksanaan pemungutan suara,” katanya.
    Lodowyk mengatakan bahwa KPU Kota Kupang sudah harus melakukan seluruh tahapan, program, dan jadwal penyelenggaraan pemilihan wali kota dan wakil wali kota tersebut demi kepentingan kelancarannya hingga pemungutan suara, penghitungan, dan penetapan pasangan calon pemenang nantinya.(anjas)

  • iklan 3

  • Facebook JurnalSumatra





  • Comments are closed.

    Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com