• Raseno Arya Buka “Festival Langkisau” 2016

    0

    Painan, Sumbar, jurnalsumatra.com- Asisten Deputi Pengembangan Segmen Pasar Personal, Kementerian Pariwisata RI, Raseno Arya membuka secara resmi pagelaran “Festival Langkisau” 2016 yang digelar Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat (Sumbar), pada 16 hingga 22 April 2016.
    Ia di Painan, mengatakan, tahun 2015 pemerintah pusat hanya menganggarkan sebanyak Rp800 miliar untuk menunjang berbagai kegiatan pariwisata melalui promosi dan lainnya di Indonesia untuk tingkat provinsi. 2016 ini naik signifikan menjadi Rp4 triliun.
    “Mari manfaatkan anggaran yang disediakan ini sesuai peruntukan dalam membangun pariwisata ke depan dengan sebaik baiknya. Dana ini dapat di manfaatkan untuk menunjang kepariwisataan seperti promosi, membantu kegiatan atau berbagai pagelaran seperti halnya “Festival Langkisau” ini, ” katanya.
    Khusus di Pesisir Selatan, selain “Festival Langkisau” pemerintah kabupaten (pemkab) juga dapat melakukan berbagai kegiatan promosi wisata dengan melakukan berbagai ivent dan pagelaran.
    2017 pihaknya akan menggelar “Festival Pesona Mandeh” di Kawasan Wisata Bahari Mandeh yang terletak di Kecamatan Koto XI Tarusan, Pesisir Selatan seperti halnya di Kabupaten Kepulauan Mentawai yakni “Festival Pesona Mentawai”.
    “Untuk kegiatan ini pemkab setempat tidak perlu lagi mengeluarkan anggaran, karena pemerintah pusat telah menganggarkan sepenuhnya. Pemkab hanya tinggal menyediakan tempat dan melaksanakan untuk suksesnya kegiatan ini,” tambahnya.
    Bupati Pesisir Selatan, Hendrajoni mengatakan “Festival Langkisau” merupakan kegiatan rutin yang digelar setiap tahunnya pada Bulan April, sekaligus dalam rangka peringatan Hari Jadi Pesisir Selatan.
    2016 “Festival Langkisau” telah berlangsung yang ke 14. Pada perhelatan itu (Festival Langkisau) digelar berbagai kegiatan (ivent) nasional di bidang pariwisata, olah raga, seni dan budaya.
    Berbagai kegiatan itu dipadukan menjadi satu hingga menjadi pagelaran nasional. Diantaranya untuk olah raga akan digelar lomba renang di laut lepas, selaju sampan (lomba perahu dayung), voli pantai dan sebagainya.
    Seni budaya seperti lomba randai, debus dan pagelaran rabab pasisie. Untuk meramaikan lokasi, panitia juga menyediakan tenda-tenda bagi pedagang kecil untuk menjual berbagai makanan atau kuliner dan produk unggulan lainnya.
    Tidak saja itu, sekitar lokasi juga disediakan tenda-tenda pameran untuk para pengusaha industri rumahtangga dalam mempromosikan barang-barang industrinya.
    Menurutnya, promosi sangat penting untuk mengenalkan daerah serta potensi yang dimiliki ke banyak orang. Tanpa upaya tersebut, potensi wisata yang dimiliki tidak akan dikenal oleh banyak orang, begitu juga dengan potensi lainnya.
    Promosi dapat dilakukan dengan berbagai kegiatan seperti melalui kegiatan pegelaran wisata, publikasi media massa, iklan, dan sebagainya. Melalui pegelaran yakni melakukan kegiatan tahunan “Festival Langkisau. Kegiatan itu juga sebagai wadah untuk memperkenalkan produk andalan kabupaten setempat kepada banyak orang yang berada di luar daerah.(anjas)

  • iklan 3

  • Facebook JurnalSumatra





  • Comments are closed.

    Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com