• Puluhan Alat Berat dan Kendaraan Dinas Muba Raib

    0
    Puluhan Alat Berat dan Kendaraan Dinas Muba Raib

    Puluhan Alat Berat dan Kendaraan Dinas Muba Raib

    MUBA, Sumsel, jurnalsumatra.com – Puluhan alat berat dan kendaraan dinas merupakan asset milik Pemkab Musi Banyuasin prov sumatera selatan, seperti alat berat  yang jumlahnya 55 sekarang tinggal 11 sedangkan yang lainnya belum diketahui keberadannya, kendaraan dinas roda empat berjumlah kurang lebih 80 juga belum deketahui,  sedangkan roda tiga dan kendaraan roda dua belum diketahui keberadaanya.

    Sementara asset bangunan seperti  gedung kantor, belanja pengadaan tanah patut dipertanyakan inventarisasi asset yang ada dari setiap tahun anggaran terhadap realisasi pengeluaran belanja daerah (APBD) pada masing-masing satuan kerja perangkat daerah (SKPD).

    Dari berbagai macam asset diatas baru teriventarisir berupa asset kendaraan dinas dan alat berat. diduga kendaraan dinas  sebanyak 80  unit  hilang tanpa jejak dan alat berat  sebanyak  55 unit hanya ada 11 unit, hal ini berdasarkan pemeriksaan yang dilakukan oleh Plt  Bupati Muba Beni Hernedi beberapa waktu lalu.

    Menyikapi hal tersebut, Ketua Lembaga Intelijen Pers Reformasi Republik Indonesia (LIPER-RI) daerah musi banyuasin sumatera selatan Arianto, meminta pada PLT. Bupati Muba Beni Hernedi untuk menindaklanjuti dan melakukan pemeriksaan atas pengaduan yang disampaikan serta periksa semua asset asset yang ada, karena itu adalah asset Negara milik pemerintah kabupaten musi banyuasin harus diinventarisasi dengan jelas, pelelangan asset,  asset yang diterima dari hibah dan asset yang dihibahkan pada pihak ketiga.

    Menurut Arianto,  dia sangat perihatin dengan perilaku dimusi banyuasin atas segala bentuk pelanggaran sehingga menyebabkan hilangnya asset daerah,  apa lagi ditemukan adanya penyalahgunaan kendaraan dinas hampir 90%  kendaraan dinas milik pemkab muba mengganti plat nopol dari warna merah menjadi hitam atau menggunakan plat nopol yang  tidak sesuai TNKB dan atau mengganti plat nopol seakan-akan milik pribadi,  bahkan dengan sengaja kendaraan dinas  disimpan dikediaman oknum pejabat muba dan banyak dipergunakan bukan unsur  pegawai negeri sipil lebih lagi satu orang kepala dinas instansi dan badan memiliki dua, tiga bahkan empat kendaraan dinas.

    Ditambahkan Arianto, terkait adanya dugaan penyimpangan dan penyalahgunaan bahkan  menghilangkan asset milik Negara adalah bentuk-bentuk pelanggaran merupakan tindak pidana, yang tidak sesuai dengan edaran Bupati Muba nomor : 236/SE/2014 tentang penertiban kendaraan dinas dan tidak sesuai dengan Permendagri tentang Tata kelola penggunaan asset dan bertentangan dengan Perkapolri dan UU lalu lintas.

    “Sebagai putra muba berharap kepada pemerintah daerah DPRD khususnya Kepala Daerah atau PLT. Bupati Muba Beni Hernedi serta lining sector penegak hukum untuk dapat melakukan pemeriksaan atas asset yang ada dan menindak tegas sesuai ketentuan hukum yang berlaku terhadap bentuk-bentuk pelanggaran penyimpangan penyalahgunaan menghilangkan asset milik Negara agar Negara tidak dirugikan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab yang hanya mementingkan pribadi dan golongan saja,  saya mengajak masyarakat muba pemerintah dan pihak lainnya mari kita selamatkan asset milik daerah untuk ditertibkan dan diinventarisasi sesuai aturan yang ditetapkan, “pesannya” (suharto)

  • iklan 3

  • Facebook JurnalSumatra





  • Comments are closed.

    Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com