• Polri Dalami Motif Penembakan Senapan Angin Magelang

    0

        Jakarta, jurnalsumatra.com – Kadiv Humas Mabes Polri Brigjenpol Boy Rafli Amar mengatakan pihaknya sedang mendalami kasus penembakan oleh orang tidak dikenal menggunakan senapan angin di Kota Magelang, Jawa Tengah.
    “Mengenai motif sedang dilakukan upaya pencarian. Penembakan terjadi berturut-turut, dan kita tahu korbannya wanita,” kata Boy di Mabes Polri, Jakarta, Rabu.
    Boy mengatakan pihaknya belum bisa mengaitkan peristiwa tersebut dengan jaringan teroris tertentu karena modus operandi dan alat yang digunakan berbeda
    “Hasil deteksi sementara jenisnya senapan angin yang bisa membuat orang sakit, bahkan kalau mengenai titik tertentu bisa menyebabkan luka berat,” kata dia.
    Boy mengungkapkan apabila penembakan misterius dengan senapan angin tersebut dilakukan terus-menerus maka akan mampu memunculkan ketakutan di masyarakat.
    Jika terbukti ada niat untuk menciptakan teror dan rasa takut yang meluas, maka pelaku bisa dituntut dengan pasal terorisme dalam UU Nomor 15 Tahun 2003.

        Hingga Rabu (27/4) jumlah korban penembakan orang tidak dikenal diduga menggunakan senapan angin di Kota Magelang tercatat 13 orang.
    “Informasi terus berkembang, mohon maaf saya tidak bisa memastikan bahwa korban itu hanya semula enam, berkembang lagi tujuh, dan sekarang data kami sudah 13 orang dan data ini sedang kami dalami dan nanti akan saya laporkan ke polda,” kata Kapolres Magelang Kota AKBP Edi Purwantodi Magelang.
    Kapolres mengatakan rata-rata korban adalah kaum perempuan dan terkena tembakan di bagian pinggang ke bawah.
    “Hal ini menjadi keprihatinan kami, bukan hanya 13, mungkin ada masyarakat yang terkena tidak mau melaporkan awalnya. Tetapi tidak apa-apa kami harus proaktif menanyakan pada masyarakat dan menggali untuk kasus ini supaya lebih cepat terungkap. Meskipun semula korban tidak lapor, sekarang sudah pada mulai lapor,” katanya.
    Edi menuturkan peningkatan jumlah pelapor otomatis membantu pihaknya untuk menambah keterangan guna mengungkap kasus tersebut dan yang lebih penting bagaimana kasus itu tidak terjadi lagi.
    Lokasi penembakan juga masih didalami oleh Reskrim, yaitu tidak jauh dari seputaran Pecinan Jalan Pemuda, Jalan Ikhlas, dan Jalan Tidar.
    Sampai sekarang ditemukan dua proyektil, pertama yang menempel di baju salah satu korban dan kedua ditemukan di lokasi kejadian.(anjas)

  • iklan 3

  • Facebook JurnalSumatra





  • Comments are closed.

    Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com