• Politikus: Kepri Harus Bantu Tangani Pengangguran Lingga

    0

        Tanjungpinang, jurnalsumatra.com – Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau harus membantu Pemerintah Kabupaten Lingga menangani permasalahan pengangguran, kata politisi Partai Demokrat, Syarifah Elvyzana di Tanjungpinang, Kamis.
    “Permasalahan pengangguran sejak 2014 hingga sekarang sangat mengkhawatirkan. Ini sudah menimbulkan permasalahan sosial,” ujarnya, yang juga anggota Komisi IV DPRD Kepri.
    Syarifah yang biasa disapa Vivi itu menambahkan permasalahan pengangguran di Lingga dipicu oleh lapangan kerja yang sempit. Kondisi itu diperparah dengan penurunan anggaran daerah yang menyebabkan pemerintah tidak memperpanjang kontrak Pengawai Tidak Tetap.
    “Tenaga harian lepas juga banyak yang diberhentikan karena defisit anggaran,” katanya.
    Legislator daerah pemilihan Bintan-Lingga itu berpendapat permasalahan pengangguran di Lingga tidak mungkin dapat diselesaikan oleh Pemerintah Lingga, yang saat ini mengalami defisit anggaran.
    Karena itu, sarannya Pemprov Kepri membantu Lingga merealisasikan program kerja yang sudah dibuat oleh Bupati dan Wakil Bupati Lingga yang baru-baru ini dilantik.
    Upaya Bupati Lingga Alias Wello mengembangkan sektor perekonomian, perkebunan, pertanian dan perikanan di pulau-pulau secara otomatis akan membuka lapangan pekerjaan.
    Namun anggaran yang terbatas dan infrastruktur dasar yang belum memadai akan menyulitkan Pemkab Lingga merealisasikan program kerjanya.

         Pemprov Kepri seharusnya mengambil peran dalam penyelesaian permasalahan itu. Selain membangun infrastruktur dasar sesuai kebutuhan yang diprioritaskan, Pemprov Kepri juga dapat mendorong investor berinvestasi di Lingga.
    Kabupaten yang berbatasan dengan Bangka Belitung dan Jambi itu, menurut dia memiliki potensi perikanan, pariwisata, perkebunan dan pertanian yang dapat diandalkan. Dari potensi tersebut akan mempermudah Kepri mempromosikan Lingga.
    Investasi-investasi baru mulai dari skala kecil hingga besar berdampak positif pada Lingga. Selain meningkatkan perekonomian dan menambah pendapatan daerah, pembukaan usaha baru akan membuka lapangan pekerjaan.
    Untuk menangkap peluang kerja tersebut, dia menyarankan Pemerintah Kepri bersinergi dengan Pemkab Lingga meningkatkan fasilitas dan mutu pendidikan. Selain itu, pemerintah juga harus menyiapkan Balai Latihan Kerja untuk meningkatkan ketrampilan masyarakat di usia produktif.
    Ketrampilan yang dimiliki angkatan kerja di Lingga akan memberi dampak positif terhadap perusahaan dalam meningkatkan produktivitas. Para pekerja lokal juga akan mendapat posisi yang baik, dan gaji yang memadai.
    “SDM dari Lingga yang sudah menyelesaikan pendidikan tinggi yang saat ini berada di luar daerah, harus didorong kembali ke kampung halaman,” katanya.(anjas)

  • iklan 3

  • Facebook JurnalSumatra





  • Comments are closed.

    Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com