• Polisi Tangkap Dua Tersangka Sabu-Sabu Di Solo

    0

    Solo, jurnalsumatra.com- Kepolisian Resor Kota Surakarta menangkap dua tersangka sebagai tukang parkir yang diduga menjadi kurir dan pengguna narkotika jenis sabu-sabu di kawasan Laweyan Kota Solo.
    Kepala Polres Kota Surakarta Kombes Ahmad Luthfi melalui Kapolsek Laweyan Kompol Agus Puryadi di Solo, Kamis, mengatakan kedua tersangka tersebut yakni HS (41) warga Ngronggah Grogol Sukoharjo diduga sebagai kurir dan MA (41) warga Serengan Solo pengguna sabu-sabu.
    Menurut Agus Puryadi bahwa penangkapan kedua tersangka tersebut pengembangan dari kasus jambret yang ada hubungannya dengan jaringan narkoba di Kota Solo.
    “Kami pertama berhasil penangkap pelaku jambret, setelah dikembangkan kemudian membekuk seorang tukang parkir bernisial RS (37) warga Laweyan Solo, di sebuah kamar mandi di Jalan Slamet Riyadi Sriwedari Laweyan Solo, pada Minggu (3/4). RS ini menjadi kurir sabu-sabu dari pemiliknya yang kini masih menjadi buron polisi,” kata Agus Puryadi.
    Menurut dia, tertangkapnya RS tersebut setelah kasus dikembangkan lagi kemudian menangkap HS (41) di areal parkiran Singosaren Serengan Solo, pada Senin (4/4), dan MA hanya pengguna saja.
    Menurut Agus Puryadi bahwa polisi juga berhasil penemukan barang bukti antara lain sebuah pipet, satu bong tersbeut dari botol plastik, sedotan, satu buah plastik kecil bekas bungkus sabu-sabu, satu handphone warna putih, dan satu paket kecil terbungkus plastik isi sabu-sabu.
    Menurut dia, dari hasil pemeriksaan tersangka HS mengaku barang tersebut diperoleh dari RS yang telah ditangkap oleh polisi terlebih dahulu.
    “Barang bukti lainnya handphone milik tersangka HS, telah digunakan komunikasi dengan RS, soal transaksi sabu-sabu. Tersangka juga mengaku barang sabu-sabu itu, dari seseorang yang belum diketahui identitasnya sebagai pemiliknya,” katanya.
    Pihaknya hingga kini masih melakukan pengembangan kasus sabu-sabu tersebut untuk mengungkap pemilik barang atau pemasoknya ke para juru parkir ini.
    “Kami kini menangkap tiga tersangka yang terlibat sabu-sabu untuk proses hukum lebih lanjut,” katanya.
    Atas perbuatan tersangka akan dijerat pasal 112 ayat (1) dan atau 127 ayat (1) huruf a  Undang Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, dengan ancaman hukuman pidana penjara paling singkat empat tahun hingga 12 tahun, dan atau lima tahun, sedangkan denda uang minimal Rp40 juta hingga Rp8 miliar.(anjas)

  • iklan 3

  • Facebook JurnalSumatra





  • Comments are closed.

    Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com