• Pertumbuhan Ekonomi Sleman Terus Alami Peningkatan

    0

         Sleman, jurnalsumatra.com – Pertumbuhan ekonomi Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, dari tahun ke tahun terus mengalami peningkatan yang berdampak pada turunnya jumlah keluarga miskin di wilayah setempat.
    “Pertumbuhan ekonomi Sleman dari tahun ke tahun mengalami kenaikan, yaitu pada 2014 (sebesar) 5,41 persen, 2015 5,35 persen dan pada 2016 diprediksi mengalami kenaikan,” kata Bupati Sleman Sri Purnomo pada pemaparan draf rencana pembangunan jangka menengah daerah (RPJMD) 2016, Senin.
    Menurut dia, penduduk miskin di Kabupaten Sleman dari tahun ke tahun juga mengalami penurunan yaitu pada 2014 sebanyak 13,85 persen, pada 2015 turun lagi menjadi 11,36 persen.
    “Diharapkan dari tahun ke tahun jumlah penduduk miskin terus turun lagi,” katanya.

         Ia mengatakan rencana pembangunan jangka menengah daerah (RPJMD) Kabupaten Sleman 2016-2021 dimaksudkan sebagai pedoman bagi seluruh komponen daerah yang meliputi pemerintah, masyarakat, dunia usaha, dan pemangku kepentingan lainnya dalam mewujudkan cita-cita masyarakat Sleman sesuai dengan visi, misi dan program pembangunan.
    “Tujuan merumuskan gambaran umum kondisi daaerah sebagai dasar perumusaan permasalahan dan isu strategis daerah sebagai dasar prioritas penanganan pembangunan daerah lima tahun ke depan dan sebagai pedoman bagi seluruh SKPD di lingkungan Pemkab Sleman,” katanya.
    Sri Purnomo mengatakan misi yang digariskan untuk pengembangan Kabupaten Sleman selama lima tahun ke depan antara lain meningkatkan tata kelola pemerintahan yang baik melalui peningkatan kualitas birokrasi yang responsif yang terintegrasi dalam memberikan paelayanaan bagi masyarakat.
    “Selain itu juga meningkatkan pelayanan pendidikan dan kesehatan yang berkualitas dan menjangkau bagi semua lapisan masyarakat, meningkatkan penguatan sistem ekonomi kerakyatan, aksesibilitas dan kemampuan ekonomi rakyat dan penanggulangan kemiskinan,” katanya.
    Kemudian juga memantapkan dan meningkatkan kualitas pengolahan sumber daya alam, penataan ruang, lingkungan hidup dan kenyamanan.
    “Selain itu juga meningkatan kualitas budaya masyarakat dan kesetaraan gender yang proporsional,” katanya.(anjas)

  • iklan 3

  • Facebook JurnalSumatra





  • Comments are closed.

    Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com