• Perang Lawan Narkoba, Pemkab OI Tes Urine Dadakan

    0

    c7ea258e-cf89-4237-83cc-9fc3f8725862INDRALAYA, jurnalsumatra.com – Sejumlah pejabat Pemkab Ogan Ilir (OI) eselon II, III dan IV mendadak ditest urine oleh Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Sumsel, Senin (04/04/2016).

    Tes urine mendadak tersebut dipimpin langsung oleh Kepala BNNP Sumsel Brigjen Pol Iswandi, Plt Bupati OI HM Ilyas Panji dan dihadiri, Wakapolres OI, DPRD dan pengadilan tinggi OI-OKI.

    Satu persatu mulai dari plt Bupati OI, Sekda, Asisten Setda, kepala dinas, kepala bagian, kepala bidang, kepala seksi hingga camat diambil sample urinenya oleh petugas.

    Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ogan Ilir (OI) bertekad ingin membersihkan narkoba di wilayahnya. Untuk pembersihan ini dimulai dari kalangan pegawai pemerintah dahulu, khususnya dari para pejabat.

    Plt Bupati OI Ilyas Panji Alam mengatakan, jika bawahannya terbukti positif mengkonsumsi narkoba dari hasil tes urine yang dilaksanakan Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Sumsel, dia akan mencopot yang bersangkutan, tanpa alasan lain.

    “Jika positif yang bersangkutan kita copot dari jabatannya. Siapa pun dia, kepala dinas, asisten, bahkan pak Sekda pun juga akan kita copot jika terbukti,” Imbuhnya.

    Ditambahkannya, “Kesiapan pejabat Pemkab OI ber-eselon II,III dan IV untuk tes urine ini wujud nyata pemkab OI perang terhadap narkoba. Tidak hanya hari ini saja, test urine akan dilaksanakan menyeluruh dengan waktu yang belum ditentukan. Secara tiba-tiba, mendadak dan menyasar hingga ke lurah, guru dan kepala desa. Ditest tanpa pemberitahuan terlebih dahulu,” Terangnya

    Sementara itu Kepala BNNP Sumsel, Brigjend Polisi Drs M Iswandi Hari mengatakan, siapa saja yang terbukti positif mengkonsumsi narkoba direkomendasikan untuk dipecat.

    “Kita rekomendasikan kepada Bupati OI untuk di pecat dari jabatan nya. dimana saja dan siapa saja positif mengkonsumsi narkoba. jadi PNS yang tak mengkonsumsi narkoba tak perlu takut.” Ujarnya.

    Tes urine BNNP ini diback up oleh petugas Sat Narkoba Polres OI, Kepala Distrik Militer (Kodim) Kejaksaan dan petugas dari BNNK OI.

    Pemeriksaan tes urine kepada pejabat pemerintah ini giat dilakukan setelah sebelumnya Bupati OI yang baru sebulan menjabat ditangkap petugas BNN karena diduga menggelar pesta sabu di rumah orangtuanya beberapa waktu lalu. (Edi)

  • iklan 3

  • Facebook JurnalSumatra





  • Comments are closed.

    Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com