• Penghitungan Calon Independen Berdasarkan DPT

    0
    Komisioner KPU Sumsel Divisi Organisasi, Umum dan Rumah Tangga, Alexander Abdullah, SH MH

    Komisioner KPU Sumsel Divisi Organisasi, Umum dan Rumah Tangga, Alexander Abdullah, SH MH

    Palembang, jurnalsumatra.com – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumsel mengusulkan agar penghitungan persentase dukungan bagi calon perseorangan atau independen berdasarkan daftar pemilih tetap (DPT), bukan jumlah penduduk sebagaimana pilkada tahun lalu.

    “Berdasarkan hasil evaluasi Pilkada serentak 2015, untuk calon independen dipermudah, jangan dipersulit,” kata Komisioner KPU Sumsel Divisi Organisasi, Umum dan Rumah Tangga, Alexander Abdullah, SH MH saat dibincangi Detik Sumsel, Rabu (20/4).

    Dikatakan, sembari menunggu revisi UU Pilkada, KPU memberikan usulan Peraturan KPU terbaru. Dukungan independen cukup mendapat perhatian, menghindari adanya colong tunggal dalam setiap pelaksanaan pilkada. “Kita tungu saja, apakah ada pengurangan persentase, atau jumlah syarat dukungannya yang berubah,” paparnya.

    Seperti diketahui, untuk Provinsi yang berpenduduk dua juta didukung minimal oleh 10%, yang berpenduduk 2-6 juta penduduk jiwa di dukung oleh minimal 8,5%, serta bagi provinsi berpenduduk lebih dari 12 juta didukung oleh minimal 6%. Hitungan tersebut berlaku untuk Kabupaten/kota. “Tinggal disesuaikan saja nantinya,” tambahnya.

    Selain soal independen, sambung Alex, pembahasan evaluasi mengenai pemutakhiran data pemilih. Sebab, singkronisasi Daftar Penduduk Potensial Pemilih Pemilu (DP4) dengan sidalih. Selama ini masih banyak troble. “Begitu juga dengan alata peraga kampanye (ATK) dibebankan kepada peserta karena beban biaya Pilkada cukup menyerap APBD. Selain itu juga biar semarak dan berpartisipasi tinggi,” pungkasnya.(eka)

  • iklan 3

  • Facebook JurnalSumatra





  • Comments are closed.

    Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com