• Pengedar Narkoba Yang Dikenal Licin Di Ringkus Polisi

    0

    narkotika(1)Gelumbang, Muarenim, Sumsel, jurnalsumatra.com – Kata Kiasan yang menyebutkan sepandai pandai tupai melompat akhirnya  terjatuh juga, benar adanya. Seperti  dialami seorang yang diduga  pengedar  narkoba di desa Payabakal Kecamatan Gelumbang Kabupaten Muaraenim, Tedi (20). Petani karet namun diduga sebagai pebisnis barang haram itu.

    Tedi sebenarnya sudah menjadi target operasi ( TO)  pihak kepolisian namun selalu lolos dan dikenal  licin lantaran begitu akan ditangkap TSK langsung menghilang  kabur masuk hutan dibelakang rumahnya. Informasi dari sumber jurnalsumatra.com di desa Payabakal menyebutkan kalau TSK  yang tinggal didusun satu desa Payabakal itu. Selalu bisa mengendus jika ada aparat  yang akan menyergapnya dia langsung masuk hutan dibelakang rumahnnya.

    Menurut salah satu warga yang minta namanya tidak disebutkan, posisi belakang rumahnya ada jalan tikus yang  bisa  menuju ke  desa tetangga, desa Bitis dan Sukajaya. Kata pria paruh baya itu  kepada  jurnalsumatra.com ketika disambangi tak jauih dari TKP  di  desa Payabakal.

    Sebenarnya pihak keluarga TSK sudah mengingatkan  agar pelaku  berhenti main barang haram itu namun nasihat keluarganya diacuhkan bahkan  dijawab nya  kalau dia ada becking orang kuat dibelakangnya  namun tak menjelaskan siapa orang kuat dimaksud, lanjutnya.

    Masih kata sumber itu  para orang tua yang ada anak remaja  di desa Payabakal selama ini resah atas ulah TSK  yang menjual barang terlarang itu, karena khawatir kalau anak anak mereka akan terpengaruh dan mencoba memakai narkotika

    ” Keluarganya sudah mengingatkan agar TSK  tidak menjadi pengedar narkoba,  tapi dak diindahkannya . Makanya begitu ditangkap banyak warga  yang lega , khususnya yang memiliki anak remaja ” ungkapnya

    TSK selama ini  tinggal di Palembang .”  Dia itu  Sebelum menjadi pengedar lebih kurang setahun lalu  sebagai petani karet dan  sebelum menetap didesa orang tuanya tinggal di Palembang , ujar dia

    Informasi di lapangan menyebutkan kalau mobil Avanza warna hitam milik TSK diduga bodong dan juga disita aparat sebagai barang bukti (BB)

    Kapolres Muaraenim melalui Kapolsek Gelumbang AKP.Robi Sugara didampingi Kanit Reskrim Ipda Emir  ketika dikonfirmasi membenarkan kalau operasi penangkapan  langsung dikomandoi  Kanit Reskrim. Pada saat ditangkap TSK tak berkutik . Polisi berhasil mendapatkan  barang bukti (BB)  berupa tiga paket sabu senilai Rp. 1,5 juta beserta alat hisab, bong. Untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya TSK terpaksa meringkuk di balik jeruji kamar tahanan Mapolsek Gelumbang  . Tsk dijerat pasal 112  UU No.35 tentang  Narkotika

    “TSK sebenarnya sudah menjadi target operasi (TO)  namun sering lolos. Makanya sebelum dilakukan penggerebakan semua Hp anggota dikumpulkan, antisifasi kebocoran ” beber Emir ( dahari)

  • iklan 3

  • Facebook JurnalSumatra





  • Comments are closed.

    Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com