• PEMRPOV KEPRI Diminta Dukung Lingga Kembangkan Pertanian

    0

    Tanjungpinang, jurnalsumatra.com – Anggota DPRD Provinsi Kepulauan Riau Syarifah Elvyzana meminta Pemprov Kepri mendukung
    Pemerintah Kabupaten Lingga dalam mengembangkan sektor pertanian.
    “Kedua pemerintahan harus bersinergi untuk mengembangkan sektor pertanian di Lingga,” ujarnya di Tanjungpinang, Minggu.
    Anggota dewan yang diusung Partai Demokrat itu mengatakan, Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau (Pemprov Kepri) dapat membuat program untuk mengembangkan sektor pertanian di Lingga, disesuaikan dengan kebutuhan sehingga tepat sasaran dan tepat guna.
    “Perencanaan harus dibuat bersama sehingga sektor pertanian yang dikembangkan dapat membuahkan hasil yang maksimal,” katanya.
    Syarifah yang berasal dari daerah pemilihan Bintan-Lingga memberi apresiasi dengan aksi nyata yang dilakukan Bupati Lingga Alias Wello dalam mengembangkan sektor pertanian, meski anggaran daerah dalam kondisi defisit.
    Mengubah Lingga menjadi salah satu kawasan pertanian bukan pekerjaan mudah. Pemenuhan kebutuhan pokok masyarakat Lingga yang selama ini bergantung dari daerah lainnya merupakan permasalahan yang harus diatasi.
    Aksi yang dilakukan Pemerintah Lingga merupakan upaya yang perlu mendapat dukungan pemerintah pusat dan Kepri.
    “Kami yakin dapat terwujud dengan menggunakan teknologi tepat guna dan dukungan semua pihak,” ucapnya.
    Menurut dia, pembukaan lahan baru untuk penanaman padi merupakan usaha positif yang seharusnya dicontoh daerah lainnya. Lingga yang merupakan daerah pesisir yang memiliki pulau-pulau ternyata dapat dikembangkan usaha pertanian.
    “Bukan tidak mungkin, ke depan Lingga swasembada pangan,” katanya.
    Bupati Lingga Alias Wello mengatakan pihaknya berhasil melobi TNI Angkatan Darat untuk melaksanakan program pengembangan usaha pertanian di lahan seluas 350 hektare.
    Dana yang disalurkan mencapai Rp7 miliar untuk melaksanakan program pengembangan padi di atas lahan persawahan di Desa Resang, Bukit Langkap, Panggak Laut dan Panggak Darat.
    “Pemerintah Lingga memiliki kesulitan dalam mengembangkan usaha pertanian kalau hanya mengandalkan anggaran daerah. Karena itu, bantuan TNI AD ini sangat membantu,” katanya.
    Wello menjelaskan Lingga mengalami defisit anggaran sehingga program penguatan perekonomian melalui sektor pertanian dan kelautan sulit dilaksanakan.
    Karena itu, kata dia program tersebut tetap dilaksanakan dengan menggunakan dana pribadi, dan seorang pengusaha pertanian yang peduli terhadap Lingga.
    “Apa yang saya lakukan sejak mulai dilantik hingga sekarang untuk memancing pemerintah pusat melihat Lingga. Daerah ini butuh bantuan pemerintah pusat agar dapat berkembang,” katanya.(anjas)

  • iklan 3

  • Facebook JurnalSumatra





  • Comments are closed.

    Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com