• Pemkot Padang Seriusi Kembangkan Pendidikan Dan Pariwisata

    0

         Padang, jurnalsumatra.com – DPRD Kota Padang, Sumatera Barat meminta Pemerintah Kota Padang agar menseriusi dalam pengembangan pendidikan dan pariwisata di daerah itu.
    “Dari kunjungan kerja bersama ke Yogyakarta kiranya dapat dijadikan cermin pada hal itu dan mengharmonisasikannya di daerah,” kata Ketua Pansus IV DPRD Padang Surya Jufri di Padang, Senin.
    Ia mengatakan terkait pariwisata, Kota Yogyakarta dinilai sangat serius dalam pengelolaannya seperti di Jalan Malioboro yang berhasil menjadi salah satu ikon di daerah itu.
    “Sebenarnya untuk pemkot Padang sendiri bisa pula menerapkannya di Jalan Permindo karena lokasi itu berpotensi baik untuk pengembangan wisata,” katanya.
    Menurutnya, dalam pengembangan wisata tersebut, hal utama ialah memberikan pemahaman sadar wisata pada masyarakat setempat. Untuk realisasinya dapat dilakukan dengan pembinaan terhadap para pedagang kaki lima untuk menciptakan variasi makanan dan menetapkan label harga.
    Kemudian perlu pula pembinaan untuk industri rumah tangga agar mampu memberikan kesan tersendiri untuk pengunjung seperti pembuatan baju kaus buah tangan lainnya yang cukup khas.
    Sementara terkait pendidikan, Pansus IV menyikronisasikan persiapan pemkot itu dalam pemindahan kewenangan SLTA dan SMK dari kabupaten/kota ke provinsi.

         Ia menyampaikan Pemkot Padang perlu memahami bahwa dalam hal pengawasan memang lebih baik kewenangannya di kabupaten/kota, namun untuk manajemennya jauh lebih baik di tingkat provinsi sehingga harus ada persiapan maksimal sebelum direalisasikan.
    Sementara Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Sumbar, Syamsurizal menyampaikan pengelolaan SMA/SMK yang diambil alih provinsi itu sesuai dengan amanat undang-undang nomor 23 tahun 2014.
    Jumlah sekolah tingkat SMA/SMK di 19 kabupaten/kota yang akan pindah ke provinsi itu ialah sebanyak 216 SMA Negeri dengan jumlah siswa 121.632 orang, 87 SMA Swasta dengan jumlah siswa 14.954 orang.
    Untuk SMK Negeri berjumlah 104 sekolah dengan jumlah siswa 59.855 orang, SMK Swasta sebanyak 92 sekolah dengan jumlah siswa 15.735 orang.
    “Jadi total sekolah seluruhnya sebanyak 499 dengan jumlah siswa 215.174 orang,” ujarnya.(anjas)

  • iklan 3

  • Facebook JurnalSumatra





  • Comments are closed.

    Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com