• PEMKOT Mataram Bangun Partisispasi Masyarakat Tangani Sampah

    0

    Mataram, jurnalsumatra.com – Pemerintah Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat, merancang sebuah sistem penanganan sampah dengan membangun peningkatakan partisipasi masyarakat dalam mengelola sampah.
    “Masalah sampah kita akui masih menjadi masalah serius di kota ini, sehingga membutuhkan kerja keras dalam upaya meningkatkan partisipasi masyarakat,” kata Wali Kota Mataram H Ahyar Abduh di Mataram, Jumat.
    Dikatakannya, tanpa adanya partisipasi masyarakat, berbagai program pemerintah dalam upaya penanganan sampah seperti halnya penyediaan sarana dan prasarana persampahan tidak dapat berjalan maksimal.
    “Percuma kita menyediakan fasilitas dan sarana persampahan jika tidak dimanfaatkan masyarakat karena masyarakat lebih senang membuang sampah bukan pada tempatnya,” katanya.
    Oleh karena

    itu, embrio penanganan sampah yang sudah muncul dari masyarakat melalui berbagai kegiatan seperti bank sampah, gerakan lingkungan dengan sampah nol (Lisan) dan program lainnya akan ditingkatkan dan digencarkan untuk menumbuhkan kesadaran masyarakat serta budaya hidup bersih dan sehat.
    “Berbagai upaya dalam penanganan sampah menjadi pengalaman berharga bagi pemerintah kota untuk melakukan perbaikan terhadap kekurangan-kekurangan sebelumnya,” katanya.
    Ketua Panitia Khusus (Pansus) Laporan Keterangan Petanggungjawaban Wali Kota Mataram Akhir Tahun Anggaran 2015 HM Zaini sebelumnya dalam rapat paripurna menyampaikan, agar program peningkatan peran serta masyarakat dalam pengelolaan persampahan terus mendapatkan perhatian.
    “Ini penting karena masalah persampahan tidak hanya menyangut sarana dan prasarananya, akan tetapi berhubungan dengan kultur,” katanya.
    Sehubungan dengan itu, kata politisi dari Partai Demokrat ini, DPRD memandang pelibatan seluruh masyarakat harus ditingkatan dalam program membangun kesadaran berbudaya bersih.
    “Kami menyarankan eksekutif mampu meningkatan peran serta seluruh kepala lingkungan bila perlu mulai dari RT untuk menggerakkan masyarakat berbudaya bersih,” katanya.
    Di samping itu, Zaini juga menyampaikan untuk menjaga kebersihan kota dengan meningkatkan sarana dan prasarana kebersihan yang memadai.
    “Eksekutif juga perlu melakukan evaluasi terhadap uji coba sistem pembakaran sampah dengan menggunakan tungku atau olah sampah terpadu (osamtu), sejauh mana tingkat keberhasilannya agar dapat diterapkan secara menyeluruh,” kata Zaini.(anjas)

  • iklan 3

  • Facebook JurnalSumatra





  • Comments are closed.

    Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com