• Pemkab Minta Warga Sukseskan Sensus Ekonomi

    0

         Gorontalo, jurnalsumatra.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bone Bolango, Provinsi Gorontalo meminta kepada warga untuk menyukseskan pelaksanaan Sensus Ekonomi 2016 (SE2016), karena merupakan program nasional dan amanah Undang-Undang Nomor 16 Tahun 1997 yang wajib dilaksanakan.
    Sekretaris Daerah (Sekda) Bone Bolango, Ishak Ntoma mengatakan, database ekonomi yang dikumpulkan menjadi salah satu informasi penting dan bernilai strategis bagi setiap pemangku kepentingan.
    “Terutama para penyusun program dalam pengambilan kebijakan, baik itu kebijakan pembangunan strategis ataupun kebijakan pembangunan non strategis,” kata sekda pada sosialisasi sensus ekonomi tahun 2016 itu, Kamis.
    Sensus ini wajib bagi pemerintah daerah untuk menyukseskan, karena ini juga menjadi semangat program nawacita Presiden dan Wakil Presiden RI, Joko Widodo-Jusuf Kalla.
    Karena pada poin 6 dan 7 nawacita itu adalah meningkatkan produktivitas rakyat dan daya saing di pasar internasional, sehingga Indonesia bisa maju dan bangkit bersama bangsa-bangsa Asia lainnya.

         “Serta mewujudkan kemandirian ekonomi dengan menggerakkan sektor-sektor strategis ekonomi domestik,” lanjutnya.
    Sekitar 12 ribuan usaha maupun perusahaan yang tersebar di 18 kecamatan, sehingga pelaksanaan sensus atau pengumpulan data dan informasi ini harus melibatkan 124 petugas dari Badan Pusat Statistik (BPS) setempat.
    “Dengan melihat jumlah usaha yang mencapai 12 ribuan ini, tidak mudah untuk didata oleh petugas yang hanya berjumlah 124 orang. Peran Camat, Kades dan Lurah sangat penting untuk membantu para petugas dari BPS,” tambahnya.
    Sensus ekonomi akan dilaksanakan mulai tanggal 1-31 Mei 2016 dengan mendatangi warga yang memiliki berbagai usaha.
    Kepala BPS Bone Bolango Rasjid Masjhur menjelaskan sensus ini merupakan pendataan lengkap seluruh kegiatan ekonomi di setiap daerah se Indonesia, terkecuali sektor pertanian.
    Tujuannya adalah mengumpulkan dan menyajikan data dasar seluruh kegiatan ekonomi sebagai landasan bagi penyusunan kebijakan, perencanaan dan evaluasi pembangunan.
    Adapun yang menjadi responden yakni semua pelaku usaha yang ada, antara lain perusahaan meliputi restoran, supermarket, hotel, bank, jasa konstruksi, PDAM dan lainnya.
    Kemudian untuk pemerintah meliputi sekolah, rumah sakit, panti sosial. Serta untuk rumah tangga meliputi usaha online dan sektor non formal.(anjas)

  • iklan 3

  • Facebook JurnalSumatra





  • Comments are closed.

    Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com