• Pemekaran Musi Ilir Berdasarkan Sejarah Wedana

    0
    Pemekaran Musi Ilir Berdasarkan Sejarah Wedana

    Pemekaran Musi Ilir Berdasarkan Sejarah Wedana

    Palembang, jurnalsumatra.com – Pemekaran kabupaten/kota di Sumsel terus mendapatkan respon dari masyarakat, khususnya di Kabupaten Musi Banyuasin (Muba). Setelah muncul sejumlah presidium kabupaten Muba Timur, kini juga muncul gerakan untuk pemekaran kabupaten Musi Ilir.

    Tokoh masyarakat Musi Ilir, Azhari mengatakan, sejarah mencatat kabupaten Muba ini terdiri dari tiga Kewedaan (wilayah). Yakni Banyuasin, Musi Banyuasin dan Musi Ilir. Nah, Banyuasin sudah mekar, Muba juga sudah dipusatkan di Sekayu dan tinggal Musi Ilir yang belum mekar. “Musi Ilir ini meliputi 5 Kecamatan, yakni Babat Toman, Sanga Desa, Plakat Tinggi, Lawang Wetan dan Batang Hari Leko. “Kita minta saran kepada tokoh masyarakat Muba,” kata Azhari saat mendatangi kantor Kerukunan Keluarga Muba (KKMU), Sabtu malam (23/4).

    Dikatakan, pemekaran ini tidak untuk memperoecah bela daerah, melainkan untuk mempercepat pembangunan Muba. Sebab selama ini pembangunan terfokus di Sekayu, sementara Musi bagian ilir ini belum maksimal. “Dengan pemekaran maka diharapkan pembangunan akan makin cepat dan merata,” ulasnya.

    Rombongan disambut oleh  sekretaris KKMU  Husyam Usman, Tokoh Masyarakat Muba, Dr A Djauhari dan Rahidin H Anang. “Intinya kami dari KKMU mengapresiasi langkah kawan-kawan dari Musi Ilir ini, sebab ini memang permintaan arus bawah. Memang perlu ada pemekaran supaya pembangunan merata dan semakin dipercepat,” kata Husyam dalam sambutannya.
    Sementara itu, Djauhari mengaku pemekaran ini akan menimbulkan pro dan kontra. Karenanya, presidium yang terbentuk harus kompak dan pasang badan untuk melakukan pemekaran yang diniatkan untuk kesejahteraan masyarakat. “Harus kompak, satu suara dan jangan terpecah. Jika ini untuk kesejahteraan masyarakat, kenapa tidak kita dukung,” pungkasnya.

    Namun pemekaran Musi Ilir jangan hanya wacana karena tidak didukung oleh data pendukung dan penelitian secara topografi serta sebagai langkah cadangan politik bila kalah dalam pertarungan Pilkada Muba 2017 nantinya.(Eka)

  • iklan 3

  • Facebook JurnalSumatra





  • Comments are closed.

    Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com