• Pembangunan Harus Berdampak Pada Penurunan Harga

    0

    Jayapura, jurnalsumatra.com – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua menekankan bahwa setiap pembangunan ruas jalan harus bisa berdampak kepada penurunan harga barang, terutama untuk wilayah pegunungan.
    “Kita segera melakukan koordinasi untuk melakukan intervensi supaya efek dari apa yang pemerintah lakukan bisa dirasakan langsung masyarakat,” ujar Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Papua Muhammad Musaad, di Jayapura, Selasa.
    Dibeberkannya, kini masih ada beberapa daerah yang akses jalan daratnya telah terhubung namun tidak diikuti dengan penurunan harga barang, dan hal tersebut yang kini menjadi perhatian pemerintah.
    “Sekarang yang jadi perhatian kita adalah bagaimana mengendalikan harga. Karena ada kasus di beberapa tempat, sudah ada akses jalan tapi harga tetap sama, ini yang perlu dikendalikan oleh pemerintah,” kata dia.
    Ia mengungkapkan bahwa sudah ada beberapa kabupaten yang secara aktif melakukan pengendalian harga barang, bahkan telah sampai pada penetapan batas harga termurah dan termahal.
    “Di beberapa daerah bupatinya sudah intervensi, ada yang melakukan operasi pasar, bahkan ada yang sudah sampai pada penetapan harga batas atas,” kata dia.
    “Kalau itu tidak dilakukan maka pembangunan yang dilakukan jadi percuma dan masyarakat tidak merasa ada perubahan, padahal secara faktual sudah ada perubahan karena barang tidak lagi dikirim dengan pesawat,” sambung Musaad.
    Dijelaskannya, setiap pembangunan salah satu tujuan utamanya adalah peningkatan perekonomian, dan hal tersebut sudah mulai terjadi di Papua.
    “Dampak ekonomi ini indikatornya ada beberapa, misalnya pertumbuhan ekonomi. Pertumbuhan ekonomi kita tanpa tambang terus meningkat bahkan melampaui angka nasional, kita 8,2 persen, sehingga kita harapkan itu salah satu indikator yang cukup signifikan,” ujarnya lagi.
    Musaad menyebutkan kini sektor yang dominan menyumbang angka pertumbuhan ekonomi adalah pertanian dalam arti luas, lalu kontruksi yang mempengaruhi PDRB Papua, dan yang berikut adalah jasa-jasa.
    “Yang menjadi perhatian kita adalah industri yang masih kecil. Tapi angka kemiskinan kita juga turun terus,” kata dia.(anjas)

  • iklan 3

  • Facebook JurnalSumatra





  • Comments are closed.

    Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com