• Pedagang Depan RSK Temanggung Mengadu Ke DPRD

    0

    Temanggung, jurnalsumatra.com – Sekitar 80 pedagang yang menempati sejumlah kios di depan Rumah Sakit Kristen Ngestiwaluyo Parakan, Temanggung, Jawa Tengah, mengadu ke DPRD Kabupaten Temanggung karena terancam digusur akibat pelebaran Jalan Pahlawan.
    “Jalan depan RSK Ngestiwaluyo akan dilebarkan bersamaan renovasi jembatan lama Wot Galeh dan rencananya kami direlokasi ke samping dan belakang RSK yang relatif sepi,” kata Ketua Paguyuban Pedagang Lestari Supriyatno di Temanggung, Jumat.
    Pada pertemuan yang dipimpin wakil ketua DPRD Mathoha itu pedagang ditemui Komisi A dan Komsi B DPRD Temanggung.
    Supriyatno mengatakan aset penjualan pedagang terus turun meskipun berjualan di depan RS dan berada di pinggir jalan raya Temanggung – Parakan – Wonosobo.
    “Rencana pemindahan ke lokasi baru, sekitar 100 meter dari jalan raya akan semakin menurunkan aset. Kami semakin kembang kempis bila berjualan di lokasi yang jauh dari jalan raya,” katanya.
    Ia menuturkan alasan pemerintah melebarkan jalan untuk mengatasi kemacetan tidak berdasar karena memang tidak ada pengaturan lalu lintas. Kemacetan akan tetap terjadi di jalur ramai itu walaupun dilebarkan jika tidak ada pengaturan.
    Pedagang lainnya, Asnawi mengatakan status tanah seluas 1.800 meter persegi di depan RSK yang dijadikan berdagang adalah tanah kas desa. Sedangkan tanah untuk relokasi pedagang merupakan tanah warga yang akan dibeli untuk dijadikan tanah bengkok sebagai tempat berjualan pedagang.
    Ketua Komisi B Slamet Eko Wantoro mengatakan kondisi di depan RSK sudah mendesak untuk dilebarkan dan ditata agar tidak ada kemacetan.
    Risikonya adalah relokasi pedagang namun sebisa mungkin tanpa merugikan pedagang, yakni relokasi di lokasi strategis dengan pemberian sejumlah fasilitas pendukung.
    “PKL memang keberatan, tetapi bagaimanapun ada kepentingan umum yang lebih besar yang harus diperhatikan. Tanah kas desa bisa dilepas untuk kepentingan umum,” katanya.
    Slamet mengatan pada suatu rapat bupati menyampaikan akan menata jalan Pahlawan Parakan terutama di depan RSK Ngestiwaluyo karena terjadi kemacetan.
    “Kami akan rapat lagi dengan pemerintah dengan adanya keberatan dari pedagang ini, karena tiap kebijakan pemerintah harus bersama DPRD,” katanya.(anjas)

  • iklan 3

  • Facebook JurnalSumatra





  • Comments are closed.

    Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com