• Materi Prajabatan Ditambah Budi Pekerti

    0

    Lubuklinggau, jurnalsumatra.com – Wali Kota Lubuklinggau, Sumatera Selatan, SN Prana Putra Sohe, minta materi prajabatan calon pegawai negeri sipil yang tengah berjalan di wilayah itu saat ini ditambah dengan ilmu budi pekerti, disamping materi umum yang diberikan selama ini.
    “Bila masa pelaksanaannya sudah berjalan tiga bulan, maka ditambah satu bulan lagi untuk mempertajam ilmu budi pekerti, agar kualitas  Pegawai Negeri Sipil (PNS) ke depan lebih mantap,” kata SN Prana Putra Sohe di Lubuklinggau, Senin.
    Ia menjelaskan ditambahnya ilmu budi pekerti itu bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada aparatur, ditengah kondisi masyarakat sosial yang saat ini semakin kritis dan kurang berahlak.
    Selain itu para peserta prajabatan juga mendapatkan materi dari ketetapan Lembaga Admnistrasi Negara (LAN), dengan demikian diharapkan para aparatur bisa bekerja dengan baik dan berahlak serta menjauhi bahaya narkoba yang tengah mengancam generasi muda bangsa sekarang ini.
    Saat memberikan ceramah ilmiah terhadap para psertta prajabatan itu, ia berpesan agar PNS kedepan mendahulukan kepetingan rakyat dari pada kepentingan pribadi.
    Selain itu tak boleh berbisnis dalam lingkungan pekerjaan dan menghindari mekonsumsi narkoba, karena generasi kedepan diharapkan lebih cerdas dari masyarakat yang dilayani, ujarnya.
    Kepala Badan Pendidikan dan Latihan (Bandiklat) Kota Lubuklinggau Tamri mengatakan peserta prajabatan itu sebanyak 120 orang berasal dari Kabupaten Empat Lawang, Musirawas Utara, Kabupaten Pali dan peserta CPNS Kota Lubuklinggau.
    Ia mengatakan prajabatan merupakan tanda CPNS yang akan melanjutkan ke jenjang selanjutnya yaitu PNS, prajabatan tersebut penting dilakukan agar lebih optimal membentuk pegawai yang berkualitas sebelum mereka masuk keranah pekerjaan yang sesungguhnya.
    Kegiatan itu difokus pada internalisasi nilai-nilai dasar dan aktualisasi PNS, dan evaluasi dilakukan secara residensil hingga 20 Mei 2016, jelasnya.
    Sementara Kepala Bidang Pendidikan dan Pelatihan Badan Kepegawain Pendidikan dan Pelatihan Kabupaten Musirawas Utara Indra Herawan mengatakan, pihaknya saat ini baru mengirim 29 dari 284 CPNS yang ada di daerah itu.
    Ia mengatakan pelaksanaan prajabatan tersebut kemungkinan di laksnakan selama satu bulan, namun informasinya ada tambahan satu bulan untuk materi Budi pekerti, pada tahap pertama ini Kemkab Musirawas utara baru mengirimkan 29 orang, sisanya dilakukan secara bertahap.
    Para PNS baru di Kabupaten Musirawas Utara nantinya akan diikat dengan perjanjian kerja, mereka boleh mengajukan pindah instansi lain setelah bertugas selama delapan tahun.
    Hal itu sudah diatur oleh Peraturan Pemerintah (PP) nomor 74 tahun 2008 tentang tidak bolehnya PNS pindah sebelum masa kerja selama delapan tahun, meskipun suah bekerja delapan tahun bila mengajukan pindah masih melalui proses panjang.
    “Saat SK diberikan ada jabatan khusus, jadi tidak bisa dipindah-pindahkan, ada juga surat perjanjian yang harus ditandatangani usai pengambilan sumpah jabatan, apa bila sudah bertugas delapan tahun baru bisa mengajukan pindah,” jelasnya.(anjas)

  • iklan 3

  • Facebook JurnalSumatra





  • Comments are closed.

    Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com