• Masyarakat Wawonii Timur Butuh Talud Pemecah Ombak

    0

         Kendari, jurnalsumatra.com – Masyarakat Wawonii Timur, Kabupaten Konawe Kepulauan, Sulawesi Tenggara membutuhkan talud pemecah ombak untuk melindungi perkampungan warga pesisir dari abrasi pantai akibat hantaman ombak.
    “Keberadaan talud pemecah ombak di Wawonii Timur sangat dibutuhkan  karena saat musim angin timur, wilayah pesisir perkampungan warga rentan terjadi abrasi akibat hantam ombak besar,” kata tokoh masyarakat Wawonii Timur, Aladin (60) di Kendari, Selasa.

         Saat ini, kata dia, seluruh rumah warga yang berada tepat di pinggir pantai terancam rusak akibat abrasi pantai yang terjadi pada setiap musim angin timur.
    Pada setiap musim timur, kata dia, ombak di wilayah pesisir pantai Wawonii Timur cukup keras sehingga tanah atau pasir tempat rumah warga berdiri terkikis ombak.
    “Ombak pada musim timur di wilayah Wawonii Timur cukup keras karena wilayah pesisir wilayah kecamatan tersebut berhadapan langsung dengan Laut Banda yang gelombang lautnya terkenal ganas,” katanya.
    Menurut Aladin, Pemerintah Kecamatan Wawonii Timur bersama masyarakat sudah sejak Konawe Kepulauan masih menjadi bagian dari Kabupaten Konawe, Pemerintah bersama masyarakat berkali-kali mengusulkan pembangunan talud pemecah ombak di wilayah kecamatan tersebut.

         Namun hingga Konawe Kepulauan menjadi kabupaten baru, usulan masyarakat Wawonii Timur belum mendapat respon.
    Makanya, pada setiap kali musim angin timur, pemukiman warga yang berada tepat di bibir pantai selalu dalam ancaman abrasi karena hantaman ombak yang cukup keras.
    “Kami berharap setelah Konawe Kepuluan menjadi kabupaten otonom, pembangunan talud pemecah ombak di wilayah pesisir Pulau Wawonii yang berhadapan langsung dengan laut Banda itu, akan menjadi perhatian pemerintah setempat,” katanya.(anjas)

  • iklan 3

  • Facebook JurnalSumatra





  • Comments are closed.

    Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com