• Mahasiswa Akper Pemkab Muba Ikrar Sumpah Profesi

    0

    SEKAYU, jurnalsumatra.com – Akademi Keperawatan (Akper) Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin (Pemkab Muba) menyelenggarakan acara Capping day (Pemasangan Kap/Topi Perawat) dan pengucapan sumpah janji profesi bagi mahasiswa-mahasiswi  yang baru saja menyelesaikan  perkuliahan semester I Angkatan XIII tahun Akademik 2015/2016, bertempat di gedung Gedung Dharma Wanita Sekayu, Rabu (20/04/2016).

    Pemasangan Kap merupakan simbol bahwa para mahasiswa-mahasiswi Akper Pemkab Muba Angkatan XIII tahun Akademik 2015/2016 telah dibekali pengetahuan dasar teori dan praktek di laboratorium keperawatan semester I, dan akan ditempatkan di Rumah Sakit Umum Sekayu, Puskesmas Balai Agung dan Puskesmas Lumpatan.

    Pemkab Muba telah berkomitmen untuk meningkatkan sumber daya manusia khususnya tenaga perawat yang berkualitas. Hal ini ditandai dengan membebaskan biaya Sumbangan Penyelenggara Pendidikan (SPP) yang sumber dananya berasal dari APBD Muba. Maka dari itu, AKPER Pemkab Muba dituntut untuk dapat meningkatkan kemampuan dalam bidang pendidikan tenaga kesehatan yang bermutu sehingga menghasilkan tenaga perawat yang profesional, memiliki disiplin yang tinggi, berdedikasi serta mampu bersaing di era globalisasi ini. Demikian diungkapkan Plt Bupati Muba, Beni Hernedi, dalam sambutannya.

    beliau berharap dengan pemasangan cap dan pengucapan janji yang dilaksanakan mahasiswa-mahasiswi akper muba hari ini dapat mendorong agar mampu memberikan layanan terbaik dan mengedepankan etika selaku pelayan masyarakat di bidang kesehatan. Untuk memberikan layanan prima dan mengedepankan etika, mahasiswa dituntut untuk belajar dan terus belajar secara sungguh-sungguh, ia juga berharap Alumni AKPER Muba dapat mengabdi terutama di masyarakat pelosok desa dalam rangka mewujudkan YAKIN PERMATA MUBA 2017.

    “saya mengucapkan selamat kepada mahasiswa – mahasiswi AKPER Pemkab Muba yang telah dipasang atribut dan yang telah mengucapkan sumpah janji profesi, seraya berharap dengan adanya atribut tersebut, hendaknya dapat mencerminkan pertumbuhan kepribadian, sehingga menjadi tenaga kesehatan yang dapat diandalkan serta profesional,” tutup Beni.

    Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Muba dr H Taufik Rusydi MKes,dalam laporannya mengatakan jumlah peserta Capping Day sebanyak 50 mahasiswa – mahasiswi yang terdiri dari 15 laki-laki dan 35 perempuan dan berdasarkan hasil evaluasi proses belajar mengajar pada semester I di tetapkan tiga mahasiswa terbaik yakni Indri dengan nilai IPK 3,78, Septiandi Putri Kirana dengan nilai IPK 3,73 dan Aat dengan nilai IPK 3,65.

    “ Tujuan dari kegiatan ini untuk memberikan motivasi dalam upaya menanamkan tanggung jawab kepada mahasiswa – mahasiswi sebagai pengabdi masyarakat, Bangsa dan Negara serta sebagai pengalaman mahasiswa atas teori yang diterima di kampus,” ujarnya

    sebagai informasi, tahun ini Akper Pemkab Muba kembali akan menerima calon mahasiswa-mahasiswi tanpa tes tertulis sebanyak 4 orang berprestasi yang kategorinya pelajar selama sekolahnya masuk peringkat 10 terbaik 2 orang serta 2 orang anggota paskibraka Kabupaten.(relis humas Pemkab Muba Sumsel)

  • iklan 3

  • Facebook JurnalSumatra





  • Comments are closed.

    Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com